Suara.com - Penampakan seekor beruang madu yang terlihat kurus kering di Sinka Island Park Singkawang, Kalimantan Barat menjadi sorotan publik. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat langsung turun tangan mengecek kondisi beruang madu tersebut.
Melalui akun resmi Instagram @bksdakalbar, pihak BKSDA mengakui langsung mengecek ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan tim dokter hewan, beruang madu tersebut memang sedang dalam kondisi kesehatan yang kurang baik.
"BKSDA-KALBAR selaku otoritas yang menangani Tumbuhan dan Satwa Liar serta pembina langsung dari Lembaga Konservasi ini bertindak cepat di lapangan," kata akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Selasa (11/6/2019).
Pihak BKSDA Kalbar memastikan untuk terus melakukan pemantauan dan menekankan kepada pihak pengelola agar beruang madu dan satwa lainnya mendapatkan perlakuan yang layak.
Selain itu, pihak Sinka Island Park Singkawang selaku pengelola berkomitmen untuk mengembalikan, menjaga dan memantau kesehatan serta kesejahteraan beruang madu dan satwa koleksi lainnya.
"Lembaga Konservasi Sinka Islands Park sebagai pengelola berkomitmen untuk mengembalikan, menjaga serta memantau terus kondisi kesehatan serta kesejahteraan beruang madu dan satwa koleksi lainnya," ungkapnya.
Untuk diketahui, beredar sebuah video penampakan beruang madu pertama kali diunggah akun Twitter @adhetya_kidiw. Dalam video tersebut tampak seekor beruang madu sedang menggesek-gesekkan tubuhnya di sebuah pintu tempat penangkarannya.
Bila biasanya tubuh beruang madu terlihat tambun, lain halnya dengan beruang madu ini. Tulang-tulang dalam tubuhnya tampak terlihat dengan jelas.
Video dan foto-foto penampakan beruang madu itu pun mendadak viral di media sosial. Banyak warganet yang sedih melihat kondisi beruang madu di penangkaran justru sangat memprihatinkan dan tidak terurus dengan baik.
Baca Juga: Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Bui, Pengacara: Hakim Tak Perintahkan Ditahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?