Suara.com - Tiongkok, negeri yang secara resmi berhaluan komunis, membangun kota Islam terbesar di dunia, namanya Hui Culture Park. Hal ini diungkapkan oleh Rais Syuriyah PCI NU Tiongkok, Imron Rosyadi Hamid.
Menurut Gus Imron, panggilan akrabnya, tahun depan, 2020, merupakan tahun terakhir pembangunan Hui Culture Park.
"Ini merupakan 7 pengembangan pembangunan tahap pertama (2001-2005) selesai diresmikan," ujar Imron yang juga mantan sekretaris PW Ansor Jatim ini seperti diberitakan Timesindonesia.co.id—jaringan Suara.com, Rabu (12/6/2019).
Imron menjelaskan, proyek tersebut dibangun di atas lahan seluas 67 hektare di Yongning Kota Yinchuan, China.
"Hui Culture Park didesain khusus sebagai jembatan peradaban China dan Arab atau Sino Arabic Cultural Bridge. Sehingga jangan heran jika di tempat ini banyak ditemui tulisan transliterasi China ke tulisan Arab," ungkap Sekjen Wahid Institut ini.
Imron menuturkan, Hui Culture Park dibangun dengan biaya USD 3,5 miliar dolar Amerika atau sekitar 45 triliun rupiah.
Hui merupakan nama etnis Muslim di China yang tinggal di sisi barat utara China dan menjadi etnis yang mampu melakukan akulturasi antara Islam dan budaya China.
Pada zaman Presiden Soekarno, ada satu tokoh Hui bernama Dapusheng yang sangat berjasa membangun komunikasi antara muslim China dan Indonesia.
"Selain dibangun masjid-masjid dengan arsitektur ala Taj Mahal dan Timur Tengah, Hui Culture Park dilengkapi museum, taman-taman raksasa dan berbagai fasilitas lain termasuk tempat pameran atau expo dan restoran halal," katanya.
Baca Juga: Warga Rekam Tenaga Kerja Asing asal China Diduga Sembunyi di Tepi Pantai
"Jadi, kalau sekarang ada pihak-pihak yang terus mengembangkan isu bahwa China menindas Islam, maka Hui Culture Park akan membantah semua tuduhan itu. Karena di Hui ini kota Islam terbesar di dunia dibangun," tambah Imron Rosyadi Hamid.
Berita Terkait
-
Niatnya Beri Kejutan Ultah, Pria Ini Malah Pergoki Pacar Selingkuh
-
Belum Dijual di Indonesia, Motor Ini Sudah Dijiplak di China
-
Makan 5 Kali Sehari Agar Gemuk, Bocah Ini Ternyata Ingin Selamatkan Ayahnya
-
Duh, Petani ini Nekat Curi Ayam Buat Beli Bensin Mobil BMW-nya
-
Diterjang Hujan Badai, Ribuan Warga China Terjebak, 5 Tewas
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!