Suara.com - Diduga merokok sambil berkendara, Ramli (45) warga Koto Gadang, Nagari Koto Gadang, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, tewas terbakar, Kamis (4/7/2019) dini hari.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Agam, M Luthfi AR melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Yunaidi mengatakan, korban mengalami luka bakar yang cukup serius setelah sepeda motor milik korban jenis Yamaha Vega R terbakar di jalan Raya Bukittinggi-Lubuk Basung, Jorong Guguak Randah, Kecamatan Ampek Koto.
"Informasi yang kami himpun korban mengendarai sepeda motor sedang membawa dua jeriken berisi bahan bakar jenis Bensin, sampai di tempat kejadian perkara, motor yang dikendarai korban meledak yang membuat dirinya ikut terbakar," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com--jaringan Suara.com.
Dugaan sementara korban berkendara sambil merokok, percikan api rokok tersebut menyambar bensin sehingga api berkobar besar.
Saat kejadian, masyarakat bersama personel Polsek IV Loto langsung datang membantu dan melarikan Ramli ke RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi.
Tidak lama kemudian, dua unit armada damkar milik Satpol PP Damkar Agam tiba di lokasi untuk memadamkan api.
"Korban sempat mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tidak terselamatkan. Ia meninggal sekitar pukul 10.00 WIB. Kini jasad korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR