Suara.com - Kursi roda Alex Dominguez diangkat oleh kerumunan penonton di tengah konser musik heavy metal.
Mahasiswa Fakultas Hukum berusia 19 tahun tersebut menghadiri konser musik metal bertajuk Resurrection Fest di Spanyol.
Alex Dominguez pun menceritakan pengalamannya menikmati konser metal meski duduk di kursi roda kepada Huffington Post edisi bahasa Spanyol.
"Adrenalin terpacu, betapa nikmat dan menggembirakannya momen itu," ungkapnya pada Huffington Post.
Saya sudah lama bermimpi menyaksikan band favorit saya di sana, dan harapan itu terwujud," lanjutnya.
"Aku merasa menjadi dewa," ujarnya lagi.
Dikabarkan, Alex Dominguez mengalami cerebral palsy, namun hal tersebut tak menghentikan impiannya untuk menyaksikan band favoritnya tampil di konser musik heavy metal.
Foto dan video remaja berkebutuhan khusus nonton konser gunakan kursi roda ini pun viral di media sosial.
Dalam foto dan video yang beredar, Alex Dominguez terlihat sangat menikmati momen.
Baca Juga: Sebagian Keuntungan Konser Maher Zain Disumbangkan untuk Palestina
Duduk di kursi roda, sementara belasan orang mengangkat kursi rodanya sehingga Alex bisa 'crowd surfing' dari lokasi yang awalnya di tengah menuju barisan depan penonton untuk menyaksikan band favoritnya tampil.
Dilansir dari Daily Mail, ibu dari Alex, Belen, berterima kasih pada orang-orang hebat yang membuat impian anaknya menjadi nyata.
Belen mengatakan bahwa anaknya memang penggemar musik rock dan metal.
Belen menjadi saksi kegigihan Alex untuk menuju tempat konser. Alex menyiapkan segalanya, mulai dari pesan hotel, menyiapkan rencana perjalanan, serta keperluan nonton konser. Dan dia sudah tak sabar ingin nonton konser yang berikutnya.
Alex sendiri berharap, semoga apa yang ia lakukan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, termasuk bagi pemuda berkebutuhan khusus seperti dirinya.
"Meski kita punya keterbatasan, bukan berarti kita tidak bisa," tegasnya.
Berita Terkait
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
Siap-Siap War! The Script Bakal Konser di Indonesia Arena GBK Tahun 2027, Tiket Mulai Rp650 Ribuan
-
181 Kursi Roda Adaptif Disalurkan, Jateng Perkuat Dukungan bagi Penyandang Disabilitas
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung