Suara.com - Gempa susulan berskala besar terjadi di Maluku Utara dan Papua menyusul gempa pertama berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) pada kedalaman 10 kilometer di 62 kilometer Timur Laut Labuha, Maluku Utara pada Minggu pukul 16.10 WIB.
"BPBD Halmahera melaporkan bahwa gempa dirasakan kuat di Kabupaten Halmahera Selatan selama 2-5 detik dan masyarakat panik berhamburan keluar rumah. Saat ini BNPB dan BPBD masih melakukan koordinasi dan pendataan potensi dampak gempa bumi tersebut," kata Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, Minggu (14/7/2019).
Adapun gempa susulan pertama terjadi berkekuatan 5,2 SR pada kedalaman 10 kilometer di 76 kilometer Tenggara Labuha pukul 16.28 WIB pada koordinat 0,72 Lintang Selatan dan 128,18 Bujur Timur.
Gempa susulan kedua terjadi berkekuatan 5,8 SR pada kedalaman 10 kilometer di 25 kilometer Tenggara Labuha pukul 16.43 WIB pada koordinat 0,78 Lintang Selatan dan 127,68 Bujur Timur.
Gempa susulan ketiga terjadi berkekuatan 5,0 SR pada kedalaman 10 kilometer di 102 kilometer Tenggara Labuha pukul 16.54 WIB pada koordinat 0,87 Lintang Selatan dan 128,39 Bujur Timur.
Gempa susulan keempat terjadi berkekuatan 5,4 SR pada kedalaman 10 kilometer di 51 kilometer Timur Laut Labuha pukul 17.05 WIB pada koordinat 0,61 Lintang Selatan dan 127,96 Bujur Timur.
Gempa susulan kelima terjadi berkekuatan 5,4 SR pada kedalaman 10 kilometer di 32 kilometer Timur Laut Labuha pukul 17.26 WIB pada koordinat 0,6 Lintang Selatan dan 127,79 Bujur Timur.
Selain itu, juga terjadi gempa berkekuatan 5,2 SR berkedalaman 11 kilometer di 61 Barat Daya Biak Numfor, Papua pukul 17.04 WIB pada koordinat 1,5 Lintang Selatan dan 135,67 Bujur Timur.
"Gempa tidak berpotensi tsunami. Namun demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan," tutur Agus.
Baca Juga: Gempa Berskala Besar Bertubi-tubi Guncang Maluku Utara dan Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas