Suara.com - Gempa susulan berskala besar terjadi di Maluku Utara dan Papua menyusul gempa pertama berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) pada kedalaman 10 kilometer di 62 kilometer Timur Laut Labuha, Maluku Utara pada Minggu pukul 16.10 WIB.
Dikutip dari portal resmi BMKG, gempa susulan pertama terjadi berkekuatan 5,2 SR pada kedalaman 10 kilometer di 76 kilometer Tenggara Labuha pukul 16.28 WIB pada koordinat 0,72 Lintang Selatan dan 128,18 Bujur Timur.
Gempa susulan kedua terjadi berkekuatan 5,8 SR pada kedalaman 10 kilometer di 25 kilometer Tenggara Labuha pukul 16.43 WIB pada koordinat 0,78 Lintang Selatan dan 127,68 Bujur Timur.
Gempa susulan ketiga terjadi berkekuatan 5,0 SR pada kedalaman 10 kilometer di 102 kilometer Tenggara Labuha pukul 16.54 WIB pada koordinat 0,87 Lintang Selatan dan 128,39 Bujur Timur.
Gempa susulan keempat terjadi berkekuatan 5,4 SR pada kedalaman 10 kilometer di 51 kilometer Timur Laut Labuha pukul 17.05 WIB pada koordinat 0,61 Lintang Selatan dan 127,96 Bujur Timur.
Gempa susulan kelima terjadi berkekuatan 5,4 SR pada kedalaman 10 kilometer di 32 kilometer Timur Laut Labuha pukul 17.26 WIB pada koordinat 0,6 Lintang Selatan dan 127,79 Bujur Timur.
Selain itu, juga terjadi gempa berkekuatan 5,2 SR berkedalaman 11 kilometer di 61 Barat Daya Biak Numfor, Papua pukul 17.04 WIB pada koordinat 1,5 Lintang Selatan dan 135,67 Bujur Timur.
Masih belum ada laporan kerusakan yang terjadi akibat gempa-gempa tersebut. (Antara)
Baca Juga: Sumbawa Diguncang Gempa Berkekuatan 6,9 SR
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan
-
Viral Kasus Penjual Es Gabus: Polisi Bantah Ada Penganiayaan, Propam Tetap Lakukan Pemeriksaan
-
5 Fakta Tiga Desa di Nunukan Masuk Malaysia: Bukan Hilang Total, Ini yang Sebenarnya Terjadi!