Suara.com - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Dradjad Wibowo mengklaim tidak ada perbedaan pendapat di partainya terkait sikap partai 5 tahun ke depan. Suara Amien Rais sebagai tokoh pendiri PAN masih disegani.
Dradjad Wibowo mengatakan hingga saat ini seluruh kader PAN akan tetap mengambil sikap sebagai partai oposisi seperti yang diarahkan Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais.
"Kalau di PAN itu sebagian besar (pilih oposisi), bahkan mungkin hampir semuanya ya, hanya sebagian kecil saja yang tidak, itu mendengarkan nasihat Pak Amien, mereka (seluruh kader) sudah komunikasi dengan semua pihak dan Insya Allah lebih banyak yang ingin tetap di oposisi," kata Dradjad Wibowo di Kantor DPP PAN, Jalan Daksa 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).
Dradjad Wibowo juga yakin Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai pemegang keputusan juga akan bersikap sama dengan yang diinstruksikan Amien Rais.
"Bang Zul juga, Insya Allah akan mengikuti nasehat pak Amien," tegas Dradjad Wibowo.
Sebelumnya, Amien Rais berharap partainya akan tetap mengambil sikap sebagai partai oposisi untuk mengimbangi partai koalisi pemerintahan.
"Sama, (PAN) jangan sampai bergabung (koalisi). Kalau demokrasi tanpa oposisi itu demokrasi bohong-bohongan, jadi demokrasi bodong," tegas Amien Rais.
PAN sendiri belum menentukan sikap resmi akan bergabung di koalisi Indonesia Kerja atau menjadi oposisi di pemerintahan 2019-2024. Keputusan itu baru terjawab saat mereka menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Juli atau Agustus 2019.
Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan dalam Rakernas nanti mereka akan mempertimbangkan arah politik mereka selama lima tahun mendatang.
Baca Juga: Prabowo Tawarkan Bertemu Amien Rais di Jakarta atau Yogyakarta
Dia menyebut kondisi arah politik PAN saat ini berbeda jika dibandingkan dengan 2014 lalu dimana koalisi pendukung pemerintah menjadi "minoritas" di parlemen sehingga mereka memilih bergabung dengan koalisi Indonesia Kerja.
"Nah, saat ini berbeda, koalisi yang memenangkan Jokowi dan Maruf Amin sudah mayoritas jadi tidak ada keperluan bagi PAN untuk menyebrang dan menguatkan posisi Pemerintah di Parlemen," kata Eddy, Kamis (27/6/2019) lalu.
PAN menjadi salah satu partai yang diisukan akan angkat kaki dari Koalisi Adil Makmur yang mendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Momen kedekatan antara Ketua PAN Zulkifli Hasan yang juga Ketua MPR RI dengan Presiden Joko Widodo kerap dikaitkan masyarakat bahwa PAN ingin bergabung dengan Koalisi Indonesia Kerja.
Berita Terkait
-
Prabowo Tawarkan Bertemu Amien Rais di Jakarta atau Yogyakarta
-
Isi Surat Prabowo ke Amien Rais Sebelum Bertemu Jokowi
-
Terungkap! Prabowo Kasih Tahu Amien Rais Sebelum Bertemu Jokowi di MRT
-
Amien Rais Ralat Pernyataan Prabowo Nyelonong Ketemu Jokowi di MRT
-
Siang Ini Amien Rais Beri Pernyataan Resmi Pasca Jokowi - Prabowo Bertemu
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim