Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peresmian pembukaan Sekolah Legislatif Partai Nasdem 2019 Angkatan Pertama di Kampus Akademi Bela Negara, Pancoran, Jakarta, Selasa (16/7/2019).
Saat tiba, Jokowi pun langsung disambut Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Dalam sambutannya, Jokowi mengaku bingung untuk berkata-kata lantaran Surya Paloh selaku pimpinan partai dianggap sudah lebih dulu berpidato. Jokowi hanya memberikan selamat kepada Surya Paloh atas usianya yang sudah genap 68 tahun.
"Tadi semua sudah disampaikan oleh bapak Surya Paloh, saya juga pusing apa yang ingin saya sampaikan. Tetapi yang pertama saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun terlebih dahulu kepada bapak Haji Surya Paloh yang ke-68 tahun, saya kira sudah tahu semua," ujar Jokowi dalam pidatonya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mendoakan agar Paloh selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan agar bisa terus memimpin Partai Nasdem.
"Semoga beliau dikaruniai kesehatan, kebahagiaan, dan terus mampu memimpin Partai Nasdem. Sekali lagi selamat ulang tahun yang ke-68," kata Jokowi.
Selanjutnya acara secara tertutup.
Untuk diketahui, Sekolah Legislatif Partai Nasdem 2019 Angkatan Pertama digelar selama tiga hari dari mulai 16 Juli 2019 hingga 19 Juli 2019 di Kampus Akademi Bela Negara, Pancoran, Jakarta, Selasa (16/7/2019).
Kepala Sekolah Legislatif Nasdem Nining Indra Saleh mengatakan Sekolah Legislatif digelar untuk memastikan kualitas kader partai yang telah terpilih sebagai wakil rakyat.
Baca Juga: Emosi Jokowi Meluap saat Bahas Sampah di Rapat Terbatas
"Untuk itu kita akan melaksanakan sekolah legislatif karena untuk kursi harus diimbangi dengan kualitas. Ini bentuk keseriusan dan komitmen atas kepercayaan masyarakat kepada Nasdem," kata Nining.
Berita Terkait
-
Emosi Jokowi Meluap saat Bahas Sampah di Rapat Terbatas
-
Banyak Parpol Lobi Jokowi Minta Jatah Menteri, JK: Itu Wajar-wajar Saja
-
Amien Rais Mau Awasi Jokowi, PKB: Asal Tak Menghina, Kita Hargai
-
JK Klaim Sudah Lama Tahu soal Pertemuan Jokowi-Prabowo di MRT
-
Absen Saat Jokowi Bertemu Prabowo, Luhut: Kepentingan Saya Hadir Apa?
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir