Suara.com - Sebanyak 40 siswa SD Negeri Kramat Pela 09 Pagi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, keracunan makanan.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kebayoran Baru Komisiaris Wahyu Sosiawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang, yakni Senin (15/7) awal pekan ini.
"Iya betul. Tapi, kejadiannya dua hari yang lalu. Saya baru tahu hari ini. Sekarang sedang mengecek korban di rumah sakit. Ada 40 lebih. Ada siswa SD, ada bapak dan ibunya. Keracunan lemper katanya," kata Wahyu kepada wartawan, Rabu (17/7/2019).
Wahyu menerangkan, para siswa itu keracunan lemper saat mengikuti acara dongeng yang diadakan di sekolah tersebut. Ia mengatakan, acara itu diselenggarakan oleh Suku Dinas Perpustakaan.
"Mereka keracunan makanan lemper yang dibagikan saat acara dongeng itu," sambungnya.
Para korban langsung dilarikan menuju tiga rumah sakit, yakni Rumah Sakit Muhammadiyah, Jakarta Selatan; Rumah Sakit Gandaria City, Jakarta Selatan; dan RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Kekinian, sudah ada siswa yang diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Wahyu menambahkan, masih ada satu hingga dua orang yang masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.
"Tapi, sudah pulang. Saat ini kabarnya tinggal satu atau dua orang yang masih di rumah sakit. Kondisi mereka saat ini alhamdulilah sudah baik. Tidak ada korban jiwa. Semua sudah ditangani oleh Suku Dinas Kesehatan.”
Baca Juga: Putri Lee Jeong Hoon Keracunan Makanan
Berita Terkait
-
Keracunan Sate saat Hari Pertama Sekolah, Siswa SMKN 1 Pasbar Mulai Pulih
-
Turis Keracunan Pad Thai, Begini Tanggapan Departemen Kesehatan Thailand
-
Rayakan Ulang Tahun Imelda Marcos, Ratusan Warga Filipina Keracunan
-
Pria Ini Konsumsi Makanan Kedaluwarsa Selama 1 Tahun, Ini yang Dialaminya!
-
Tenggak Segelas Besar Bir, Lelaki Ini Meninggal Mendadak di Tengah Pesta
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total
-
Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan
-
Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?
-
Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online
-
Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri
-
Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil
-
Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI