Suara.com - Beberapa waktu lalu beredar kabar mengenai turis asing yang mengeluh keracunan usai mengonsumsi kuliner khas Thailand yakni pad thai.
Pad thai sendiri biasanya berisi tumisan kwetiaw yang diolah dengan berbagai macam sayuran dan seafood kemudian dibumbui dengan bawang merah, cabai, gula serta irisan jeruk.
Atas peristiwa tersebut Dokter Panpimol Wipulakorn selaku Direktur Jenderal Departemen Kesehatan Thailand turut memberikan penjelasan terkait beredarnya berita turis keracunan Pad Thai itu.
Menurutnya, bahan makanan semestinya digoreng pada suhu 80 derajat agar matang sempurna.
Dilansir Suara.com dari laman Asia One, Jumat (12/7/19) Dokter Panpimol mengatakan ada banyak faktor dalam persiapan makanan yang menyebabkan wisatawan tersebut keracunan.
Dirinya berspekulasi bahwa bisa saja, bahan mentah berupa sayuran yang dihidangkan tidak dicuci bersih.
Dokter Panpimol kembali menekankan bahwa restoran dan kedai makanan di Thaland harus memastikan peralatan makan mereka juga cukup bersih.
Dirinya juga menyarankan para penjual pad thai untuk secara ketat mengikuti pedoman kebersihan makanan, terutama tips tentang cara membilas sayuran.
Lewat sebuah keterangan, Dokter Panpimol juga menyarankan para warga dan turis pecinta pad thai untuk mencari restoran yang telah memiliki sertifikat kebersihan dan keamanan dari Kementrian Kesehatan Masyarakat Thailand.
Baca Juga: Benarkah Makan Udang dan Es Jeruk Bikin Keracunan? Ini Kata Reisa Broto!
Berita Terkait
-
Fakta Orang Keracunan AC saat Istirahat di Dalam Mobil, Ternyata Ini yang Terjadi
-
Lagi Tampil di Panggung, Gigi Palsu Kontestan Miss Grand Thailand Copot
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Perbedaan Lari, Jogging, dan Trail Running yang Sedang Tren Tahun 2026
-
Fast Fashion Picu Limbah, Bisakah Cost Per Wear Jadi Solusi Belanja Lebih Bijak?
-
5 Resep Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Tinggal Sat Set!
-
4 Sepatu Lokal Senyaman Onitsuka Tiger yang Budget-Friendly, Mulai Rp100 Ribuan
-
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
-
5 Sepatu Vans yang Awet dan Masuk ke Semua Outfit, Andalan Anak Muda
-
Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
-
7 Trik Marketing Anti-Mainstream Aldi Taher yang Bikin Aldis Burger Viral dan Laris
-
Link Download PDF Buku Teks Pedoman Pancasila untuk Calon Paskibraka 2026, Resmi dari BPIP
-
Viral Kasus Amsal Sitepu Diduga Mark Up Proyek Desa, Segini Tugas dan Gaji Ideal Videografer!