Suara.com - Politisi senior Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengakui adanya pertemuan empat mata antara dirinya dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo.
Luhut bertemu empat mata dengan Airlangga pada Rabu (17/7/2019) siang hari. Setelah itu Luhut bertemu empat mata pada malam hari di lokasi yang sama di kantornya, di Kementerian Bidang Kemaritiman.
Luhut menuturkan dalam pertemuan empat mata baik dengan Bambang ataupun Airlangga, dirinya ingin meredam ketegangan antara kerdua calon kuat Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, ia juga menyarankan kepada Bamsoet dan Airlangga agar pelaksanaan Musyawarah Nasional Partai Golkar sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran dasar rumah tangga Partai Golkar yang berlaku.
"Baik-baik, ya ndak ada apa-apa. Ya kita supaya tenang-tenang dan Golkar saya sarankan supaya nanti Munasnya itu sesuai dengan aturan yang seperti diketahui (AD/ART) " ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresiden, Jakarta, Jumat (19/7/2019).
Pertemuan antara Luhut, Bambang, dan Airlangga menyusul isu adanya upaya aklamasi di Munas Golkar.
Tak hanya itu, Luhut menyebut keduanya baik Airlangga dan Bambang telah sepakat bahwa Munas digelar kesepakatan Munas 2014.
"Setuju, setuju mereka sesuai dengan Munas 2014," tandasnya.
Baca Juga: Dukung Jokowi di Awal, Airlangga Berharap Jatah Menteri Golkar Lebih Banyak
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan