Suara.com - Kebahagiaan tengah menyelimuti seniman Sujiwo Tejo yang baru saja menikahkan putri kesayangannya yang bernama Randu Dahlia pada Sabtu (20/7/2019).
Pernikahan yang digelar terbilang unik karena memadukan dua budaya yang berbeda. Sujiwo Tejo yang merupakan keturunan Madura mendapat menantu seorang lelaki dari suku Minang.
Berdasarkan keunikan itu, lewat akun Twitternya pria dengan nama asli Agus Hadi Sudjiwo itu kemudian menuliskan tagar #meMinangMadura.
Seolah mengukuhkan proses perpaduan budaya, Sujiwo Tejo kemudian meminta Mahfud MD dan Karni Ilyas sebagai saksi untuk pernikahan anaknya. Kedua sosok tersebut diketahui berasal dari Madura dan Minang.
"Tadi pagi. Akad nikah anak wadonku @randudahlia (Madura) dan Haris Setia bangsawan (Minang) dengan tagar #meMinangMadura. Saksinya Prof @mohmahfudmd (Madura) dan uda @karniilyas (Minang)...," tulis @sudjiwotedjo.
Tak hanya memadukan dua budaya, pernikahan tersebut juga memiliki mahar unik, salah satunya yakni baju Semar sesuai instruksi Sujiwo Tejo. Hal itu diungkap oleh Mahfud MD lewat akun twitternya.
"Uniknya, mahar yang harus diberikan Haris kepada Randu atas instruksi Mbah @sujiwotejo antara lain adalah Baju Semar. Kabarnya, Haris sempat mau menyebut 'mahar Semar' tersebut bukan dibayar tunai tapi 'dihutang' sebab tak mudah mencarinya. Untung ada penjahit yang bisa membuat dengan cepat," tulis @mohmahfudmd.
Ia juga menambahkan bila Sujiwo Tejo ingin menambahkan filosofi tentang baju Semar dalam akad nikah tapi dilarang oleh penghulu karena terlalu panjang.
"Saat mengucap lafadz akad nikah @sudjiwotedjo ingin menambahkan kalimat untuk menjelaskan filosofi Baju Semar sebagai mahar tapi dilarang oleh Pak Penghulu.'Jelaskan nanti saja setelah akad nikah," kata penghulu. Tak boleh toh? Dasar Tejo," imbuh @mohmahfudmd.
Baca Juga: Balas Sujiwo Tejo, Gus Nadir: Bahasa Inggris Berantakan Jadi Dosen Monash
Terlepas dari semuanya, Sujiwo Tejo tentu lega bisa sukses menikahkan putri kesayangannya sesuai dengan pilihan hati anaknya tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis