Suara.com - Seekor sapi terkapar seusai ditabrak taksi di Tol dalam kota Tomang mengarah ke Semanggi, Jakarta pada Kamis (1/8/2019) pagi tadi. Akibatnya, hewan memamah biak tersebut mengalami luka parah.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi M. Nasir mengatakan, sapi tersebut mulanya diikat di kolong jembatan Tomang oleh pemiliknya. Namun, ikatan di kaki sapi itu lepas hingga akhirnya sapi itu lari ke jalan.
"Kemudian di kejar oleh pemilik di temani pegawainya, saat berlari di samping offram Slipi," ungkap Nasir saat dikonfirmasi, Kamis siang.
Nasir mengatakan jika sapi itu sempat berhenti lantaran ada beberapa driver ojek onlie yang mencoba menghalau. Tetapi sapi itu berbalik arah dan masuk ke jalan tol.
"Sapi tersebut sempat berhenti karena ada beberapa ojek online (ojol) yang membantu menghalau, akhirnya sapi berbalik arah,masuk tol melalui offram Darmais," sambungnya.
Saat berlari hingga ke tengah jalan, sebuah taksi menabrkanya hingga roboh. Karena luka parah, pemilik sapi memilih memotongnya.
"Sapi itu berlari ke tengah sehingga tertabrak oleh taksi tersebut, selanjutnya mengingat sapi tersebut luka parah dan di kawatirkan meninggal, oleh pemilik sapi di potong dengan maksud agar tidak mubazir (mati karena di potong)," imbuh Nasir.
Kekinian, kasus tersebut ditangani Unit Laka Lantas Polsek Pancoran.
Baca Juga: Ini Kisah Pemulung yang Sisihkan Uang Selama 5 Tahun untuk Berkurban Sapi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT