Suara.com - Dinas Perhuhungan DKI Jakarta akan mengintensifkan sosialisasi perluasan rekayasa lalu lintas ganjil-genap mulai Senin (12/8/2019). Sosialisasi itu untuk berinteraksi langsung dengan pengendara di jalan.
Kepala Dishub DKI saat ini tengah menggelar rapat koordinasi perluasan kawasan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap bersama pihak terkait.
"Nanti bapak juga turun ke lapangan Hari Senin, ke titik-titik tempat sosialisasi ganjil genap," kata petugas Dishub DKI Jakarta, Rahman saat ditemui di Kantor Dishub DKI, Kamis.
Rapat tersebut turut mengundang dinas perhubungan dari lima wilayah di DKI Jakarta dan akan berlangsung hingga Kamis sore.
"Rapatnya full. Pukul 15.00 WIB juga masih ada," katanya.
Syafrin Liputo yang juga dihubungi melalui sambungan telepon genggamnya belum merespons pertanyaan tentang mekanisme penerapan ganjil genap tersebut. Sementara itu, situasi lalu lintas pada Kamis pagi di beberapa titik lokasi yang dijadwalkan akan diberlakukan ganjil genap terpantau ramai lancar, khususnya di Jalan Senen Raya.
Sosialisasi ganjil genap belum dilakukan di beberapa titik pantauan seperti di Jalan Pramuka, Jalan Gajah Mada, Jalan Senen Raya dan Jalan Tomang Raya.
"Di sini belum ada sosialisasi," kata petugas Kepolisian AKP Mulyono saat memantau situasi lalu lintas di sekitar Jalan Senen Raya.
Ia mengatakan belum dapat memastikan kapan tahapan sosialisasi ganjil-genap dapat dilaksanakan.
Baca Juga: Hari 1 Sosialisasi Ganjil-genap, Jakarta Kota dengan Udara Terburuk Sedunia
Sosialisasi ganjil genap akan dilakukan setelah ada pemasangan rambu dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan surat perintah sosialisasi terlebih dahulu.
"Tinggal tunggu surat perintah dan pemasangan rambu," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing