Suara.com - Aparat kepolisian tengah mendalami insiden kebakaran yang melanda kios sembako di Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (9/8/2019) dini hari. Atas insiden tersebut, tidak orang tewas terbakar.
Kapolsek Cipayung, Kompol Rasyid mengatakan, pihaknya akan memeriksa pemilik kios yang terbakar tersebut. Di mana diketahui, ketiga korban merupakan karyawan di kios tersebut.
"Saksi kita panggil pemilik ruko. Kita arahkan supaya pemilik toko ke kami untuk diambil keterangan," ujar kata Rasyid saat dikonfirmasi, Jumat.
Ketiga korban tewas diketahui bernama Surya (23), Wahyu (20), dan Danu (21). Mereka merupakan pegawai kios sembako yang terjebak di dalam kamar mandi saat kebakaran terjadi.
Rasyid menerangkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang hendak Salat Subuh. Saat itu api sudah terlihat membakar isi dalam kios sembako tersebut.
15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Dari informasi, kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Rasyid mengatakan, ketiga korban mengalami luka bakar yang cukup parah. Polisi hingga saat ini belum bisa mengidentifikasi sidik jari korban.
"Itu kena luka bakar semuanya kayak gosong itu semuanya. Sampai kita mau identifikasi sidik jari susah," ujar Rasyid.
Ketiga korban tewas kekinian sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk autopsi.
Baca Juga: Kebakaran Ruko di Cipayung, Polisi Kesulitan Identifikasi 3 Korban Tewas
"Kita arahkan ke RS Polri untuk autopsi. Karena sidik jari sudah tidak bisa kan, nah nanti tergantung pihak RS Polri apakah autopsi atau apa," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai