Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau agar pembagian daging hewan kurban tidak menggunakan kantong plastik. Sebagai pengganti, daging hewan kurban dapat dikemas dengan besek bambu atau daun jati supaya ramah lingkungan.
Selain itu, Emil mengatakan, sejauh ini belum ditemukan masalah kesehatan hewan kurban. Artinya, kata dia, Idul Adha 1440 Hijriah/2019 berjalan dengan baik.
"Kesehatan hewan juga yang lintas provinsi terjaga, dan saya mengimbau saja, kalau boleh pembagian daging kurban tidak dengan kantong plastik," ucap Emil saat meninjau penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Minggu (11/8/2019)
Pihak Masjid Raya Jabar akan menyembelih 10 sapi dan 12 kambing. Dua sapi di antaranya merupakan titipan Emil dan Presiden Joko Widodo. Berat sapi titipan Emil seberat 652 kilogram, sedangkan berat sapi titipan Jokowi mencapai 950 kilogram. Nantinya, daging hewan kurban tersebut dikemas dengan besek bambu.
"Menandakan kita ingin berbagi di momen Idul Kurban kepada masyarakat Jawa Barat. Tidak hanya dibagikan di Mustahik di daerah sekitar masjid, atau kota Bandung saja, tapi juga ke pelosok- pelosok," kata Emil.
Emil berharap Idul Adha dapat menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan semangat pengorbanan. Selain itu, berdasarkan laporan yang dia terima, jumlah orang yang berkurban di Jabar terus meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut menandakan bahwa kesejahteraan masyarakat di Jabar meningkat.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil ke Diaspora Indonesia : Cintai Pekerjaan Saat Berkarier
-
Ridwan Kamil dalam Piala Humas Jabar 2019: Jabar Juara Lahir Batin
-
Humas Pemerintahan Dituntut Bergerak Cepat di Ruang Informasi Publik
-
Juru Bicara KPK : Humas Bertugas untuk Menyampaikan dan Mengelola Informasi
-
Pemdaprov Jabar Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Jabar Open Data
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global