Suara.com - Sebanyak 433 gempa tercatat Stasiun Geofisika Klas III Banda Aceh terjadi di provinsi tersebut sepanjang 2019. Dari total tersebut, tujuh gempa di antaranya dirasakan getarannya oleh masyarakat.
"Tujuh gempa yang dirasakan skalanya di atas tiga. Dan itu tergantung kedalaman dan jarak pusat gempa," kata Kepala Operasi Stasiun Geofisika Klas III Banda Aceh Zulham seperti diberitakan Antara di Banda Aceh, Rabu (21/8/2019).
Zulham mengatakan, ratusan gempa yang terjadi di Provinsi Aceh sepanjang 2019 umumnya berada di wilayah subduksi di sepanjang pantai barat Pulau Sumatera. Selain di zona subduksi, gempa yang terjadi di Aceh berpusat di sepanjang sesar meliputi wilayah tengah.
Sementara itu, di wilayah tengah Aceh ada delapan sesar. Beberapa gempa sesar tersebut seperti Gempa Pidie Jaya dan Aceh Tengah beberapa tahun lalu.
"Gempa hingga kini tidak bisa diprediksi kapan dan di mana pusatnya. Namun, potensi gempa tersebut bisa dikalkulasikan berdasarkan siklus, mulai 10 tahunan hingga 100 tahunan," papa Zulham.
Terkait potensi gempa besar di wilayah Sumatera, Zulham mengatakan potensi itu tetap ada. Namun, belum diketahui waktu dan lokasi pusat gempanya hingga kini.
"Secara statistik seismologi, pengulangan gempa itu ada. Namun, hingga kini belum ada alat maupun perhitungan pasti kapan dan di mana gempa terjadi," katanya (Antara).
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
Terkini
-
Soroti Celah Hukum, Akademisi Unesa Dorong Mekanisme Sita Aset Tanpa Tunggu Vonis Pidana
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Indeks Kripto CFX10 Turun Tipis, Bitcoin Tetap Melesat
-
Spesifikasi Suzuki SUI 125 2026: Calon Pesaing Berat Fazzio dan Scoopy
-
Tembus 60 Juta Penonton, Joanna Kania Siap Bawa Grup Rudal Timur ke Layar Lebar
-
Dianggap 'Mencekik' Pedagang, Puluhan Orang Tolak Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro di Balai Kota
-
Perusahaan Tambang dari 5 Negara Ini Dapat Perlakuan Khusus Aturan DHE SDA
-
Posko DPP GRIB Jaya di Jakarta Barat Terbakar Dini Hari, 8 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Neptu Tinggi 17! Ini Rahasia Karakter, Tantangan, dan Rezeki Pemilik Weton Sabtu Kliwon
-
Pascagempa NTT, Telkom Akses Turunkan 150 Teknisi dan Hadirkan Layanan Siaga 24 Jam