Suara.com - Sekumpulan ikan hiu ditemukan bermunculan di pesisir Pantai Peninsula, Nusa Dua, Bali yang sempat terekam dalam video hingga menjadi viral di media sosial. Kumpulan hiu ini bermunculan sejak Rabu (21/8), dan juga mengundang perhatian dari para wisatawan yang berada di sekitar Pantai Nusa Dua itu.
"Kiranya masyarakat yang ada di sana jangan mendekati hiu-hiu itu dan perlu waspada, karena jenis hiu sifatnya karnivora bahkan ada yang bersifat predator," kata Badan Pengelolaan SD Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Suko Wardono, seperti dilansir Antara, Kamis (22/8).
Menurut Suko, jenis hiu yang bermunculan di sekitar wilayah perairan Nusa Dua tersebut hingga saat ini belum dapat teridentifikasi. Untuk itu, pihaknya belum dapat memberikan konfirmasi terkait dengan jenis hiu itu.
"Kalau jenisnya ya masih samar-samar, saat ini belum dapat diidentifikasi lebih lanjut," katanya.
Munculnya hiu-hiu hingga berada di pinggir pantai disebabkan karena adanya musim panen ikan, yang menjadi kesempatan bagi nelayan untuk melaut. Selain itu, hiu-hiu itu juga sedang mencari makan berupa ikan pelagis yang banyak bermunculan.
"Untuk informasi bahwa nelayan pada saat-saat tertentu, dan di daerah tersebut memang ada muncul hiu terutama saat musim ikan pelagis," ujarnya.
Ia menambahkan melimpahnya ikan pelagis ini juga menjadi pemicu ikan hiu mendekat ke pesisir dan sifatnya musiman. Hiu akan berhenti menyantap ikan-ikan pelagis ke pinggiran pantai hingga air surut.
"Memang saat musim ikan pelagis, banyak ikan pelagis akan bermunculan dan mengundang hiu untuk sering datang, karena ikan-ikan pelagis ini memang bisa jadi makanan ikan hiu," jelas Suko.
Baca Juga: Wisatawan Lompat ke Lautan Penuh Hiu Usai Kapal yang Ditumpangi Terbakar
Tag
Berita Terkait
-
Dalam Sebulan 3 Anak Digigit Hiu di Amerika, Satu Orang Kakinya Hilang
-
Foto Ini Perlihatkan Penampakan Wajah Menyeramkan di Tubuh Ikan Hiu Putih
-
Ini Penyebab Matinya Puluhan Hiu Karang Hitam di Karimunjawa
-
Sebanyak 17 Spesies Hiu Terancam Menuju Kepunahan
-
Ditkrimsus Polda Jateng Dalami Misteri Matinya 45 Hiu Karimunjawa
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?