News / Internasional
Senin, 09 September 2019 | 15:13 WIB
Perusahaan asal Jerman, Kontool. [Facebook]

Seorang warga internet dengan nama Rachman misalnya berharap perusahaan ini menjadi besar.

Warganet lain di Indonesia berharap perusahaan ini semakin sukses.

Pihak Kontool tampaknya menyambut perhatian ini secara positif. Perusahaan ini bahkan mempublikasi lembaran fakta dalam bahasa Inggris namun dengan kalimat pengantar di sosial media yang cukup membuat geleng-geleng kepala.

Hingga berita ini ditulis, unggahan tersebut mendapat sekitar 2.300 reaksi, 1.300-an komentar dan dibagikan lebih dari 1.600 kali.

Dalam unggahan sehari sebelumnya, Kontool berterima kasih atas banyaknya pesan dan komentar di laman sosial media mereka.

Kontool mengatakan mereka telah secara spontan memutuskan untuk menjual kaus dengan tulisan bernada humor "I love kontool" yang bisa dibeli oleh warganet.

"Kebanyakan komentar bernada positif dan orang Indonesia sangat ramah. Ini adalah perasaan emosional yang luar biasa. Bahkan, ketika kami sama sekali tidak punya waktu luang saat ini," kata Behnken.

'Berpikir besar'

Ketika ditanya apakah pihak Kontool memiliki rencana untuk mengembangkan bisnis mereka di Indonesia dan jika demikian apakah mereka akan mengganti nama, Behnken mengatakan untuk saat ini produk perusahaannya hanya bersinergi dengan sejumlah perangkat lunak akuntansi di Jerman.

Baca Juga: Heboh Aplikasi Kontool dan 4 Berita Top Tekno 3 September

Namun, pihaknya mengatakan akan menganalisis apakah akan ada kemungkinan untuk memasuki pasar Indonesia.

"Jika produk kami bisa menemukan pasarnya, mengapa tidak. Apakah kami akan menggunakan nama yang sama: sulit untuk diputuskan. Merek Kontool sekarang sudah di sana."

Behnken juga mengaku sekarang dia mengerti mengapa banyak rekomendasi bagi para perusahaan startup untuk berpikir besar.

"Berpikir besar. Dalam banyak panduan untuk startup mereka merekomendasikan Anda untuk berpikir bagi bisnis besar. Saya tidak pernah mengerti kalimat ini sebelumnya. Sekarang saya mengerti," kata Behnken dengan menambahkan emoji tersenyum.

Load More