Suara.com - Wafatanya Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, Rabu (11/9/2019), tak hanya meninggalkan kesedihan bagi rakyat Indonesia namun juga dunia.
Presiden pertama Republik Demokratik Timor Leste, Xanana Gusmao pun mengirimkan karangan buka sebagai tanda duka cita.
Foto karangan bunga dari Xanana Gusmao berhasil diabadikan oleh Sahat Sitorus dan dibagikan oleh akun Twitter @Sever1no pada Kamis (12/9/2019).
Xanana Gusmao menyampaikan rasa duka citanya dan doa atas kepergian Presiden RI ke-3. Selain itu, pria 73 tahun menerangkan bila rakyat Timor Leste akan selalu mengenang BJ Habibie.
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepegian kakak tercinta Presiden BJ Habibie. Rakyat Timor Leste selalu mengenangmu selamanya. Istirahatlah dengan teang. Xanana Gusmao," demikian pesan dalam karangan bunga.
Sementara dalam foto lainnya, di halaman kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Timor Leste, tampak bendera merah putih dikibarkan setengah tiang berdampingan dengan bendera Timor Leste sebagai tanda penghormatan untuk BJ Habibie.
Diketahui, sosok BJ Habibie memiliki tempat tersendiri untuk rakyat Timor Leste. Hal itu tak lepas dari peristiwa yang terjadi 20 tahun silam.
Kala itu, BJ Habibie menjabat sebagai presiden ingin mengusahaan kemerdekaan Timor Timur yang berniat melepaskan diri dari NKRI, hingga akhirnya terjadi referendum pada 30 Agustus 1999.
Berkat jasanya, sosok insinyur pesawat terbang tersebut mendapat penghormatan khusus bagi rakyat di sana, namanya pun diabadikan sebagai nama jembatan di Desa Bidau Sant'ana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan
-
Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini
-
Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun
-
Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat
-
Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap
-
WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?
-
Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah