Suara.com - Bus Rosalia Indah bernomor polisi AD-1666-CE dan truk tangki bernomor polisi BE-9291-YJ terlibat kecelakaan di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM 229, Kampung Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.
"Kejadian itu hari ini sekitar pukul 14.45 WIB, mengakibatkan delapan orang tewas," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Senin (16/9/2019) malam.
Dalam kecelakaan maut itu, pengemudi bus atas nama Joko (27) dan tujuh orang lainnya tewas di tempat. Sedangkan 24 orang mengalami luka-luka telah dilarikan ke Puskesmas Way Tuba, Way Kanan untuk mendapatkan perawatan medis.
"Delapan orang yang meninggal di antaranya tujuh laki-laki dan satu perempuan. Sementara identitas pengemudi truk tangki belum teridentifikasi," kata dia.
Pandra menjelaskan, kecelakaan itu terjadi saat bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandarlampung menuju Palembang. Sesampainya di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM229, bus mengambil jalur kanan jalan aspal menikung tajam ke kiri dan menanjak tanpa marka.
"Karena kecepatan terlalu tinggi bus hilang kendali dan terguling di tengah jalan," katanya.
Saat terguling, lanjut Pandra, datang dari arah berlawanan kendaraan truk tangki. Dikarenakan jarak yang terlalu dekat kemudian truk tidak dapat menghindar sehingga menabrak bus tersebut.
"Dari situ delapan orang meninggal di lokasi dan 24 luka-luka. Akibat kejadian itu, kerugian mencapai Rp 100 juta," ujarnya.
Baca Juga: Dari Terguling hingga Terbakar, Kronologi Tabrakan Maut KM 91 Cipularang
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Bus vs Truk di Jalan Lintas Tengah Sumatera, 12 Orang Tewas
-
LIVE STREAMING: Klarifikasi Santunan Ahmad Dhani soal Korban Kecelakaan Dul
-
Korban Tewas Adu Jotos di Acara Hari Kemerdekaan Ternyata Kakak Adik
-
Warga Aren Jaya Adu Jotos di Acara Puncak Hari Kemerdekaan, 2 Orang Tewas
-
Kecelakaan Maut Tol Cipularang, KNKT: Truk Overload Sebabkan Rem Blong
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara