Suara.com - Seorang teknisi asal Indonesia meninggal setelah tersengat listrik di proyek pembangkit listrik, Bangladesh.
Korban Diketahui bernama Tawfiq (45). Para dokter di Dhaka Medical College menyatakan bahwa Tawfiq telah meninggal sekitar pukul 09.30 waktu setempat, pada hari Selasa (17/9/19).
Sebelumnya, Inspektur Bacchu Mia dari pos polisi DMCH telah berusaha menyelamatkan nyawa Tawfiq dengan membawanya ke rumah sakit.
"Tawfiq tersengat listrik saat bekerja di pembangkit listrik pada pagi hari," ungkap Hanif yang merupakan teman Tawfiq.
Pernyataan berbeda justru diungkapkan oleh Insinyur Eksekutif DPDC, Ramiz Uddin Sarker .
Mengkutip dari laman bdnews24, ia mengatakan bahwa Tawfiq tiba-tiba saja jatuh ketika mengisi gas, lalu ia dibawa ke rumah sakit, dan para dokter menyatakan bahwa Tawfiq sudah meninggal.
Tawfig diketahui sebagai warna negara Indonesia yang telah bekerja di DPDC. DPDC merupakan proyek pembangkit listrik milik Perusahaan Listrik Dhaka yang baru dibangun di Universitas Dhaka.
Menurut Sakrker, selama ini Tawfiq tinggal di sebuah pemukiman Narayanganj.
Berita Terkait
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Sensasi Kuliner Berkelas di Saa Waan Ashta District 8, Ada Diskon Khusus Nasabah BRI
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet