Suara.com - Satuan Brimob dua kali menembakan gas air mata ke arah mahasiswa yang masih melakukan demonstrasi di belakang Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019) malam.
Tembakan pertama dilakukan pada pukul 18.27 WIB dan mengakibatkan mahasiswa semakin liar melemparkan batu dan botol air mineral ke pos penjagaan di gedung Belakang DPR RI.
Tembakan kedua dilakukan pada pukul 18.35 WIB dan diarahkan ke bagian kanan massa yang berkumpul.
"Adik-adik sudah menyalahi aturan, ini sudah bukan demo," kata petugas polisi yang berada di mobil komando di belakang Gedung DPR RI.
Sebelumnya, polisi telah menembakan gas air mata sebanyak dua kali di wilayah belakang Gedung DPR RI untuk memukul mundur mahasiswa yang masih bertahan.
Total sudah empat kali gas air mata ditembakan ke arah massa mahasiswa.
Hingga berita ini disiarkan massa mahasiswa masih berkumpul dan menyanyikan lagu nasional "Tanah Airku".
Sebelumnya, mahasiswa merusak pagar gedung belakang DPR RI dan menyebabkan pos penjagaan DPR RI rusak berat akibat tertimpuk batu dan botol air mineral.
Akibat tembakan gas air mata yang pertama dan kedua di belakang Gedung DPR RI banyak peserta wanita yang menjadi korban dari gas air mata seperti sesak nafas dan pingsan.
Baca Juga: Aksi Mahasiswa Rusuh, Ini 4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Pingsan
Para peserta aksi tersebut dilarikan ke Stasiun Pamerah untuk mendapatkan penanganan medis.
Tag
Berita Terkait
-
Demo Rusuh DPR Meluas, Mahasiswa Rusak Pos Polisi di Senayan
-
Mahasiswa Korban Bentrok DPR Dirawat di Posko Medis Stasiun Palmerah
-
Tak Mempan Ditembak Gas Air Mata, 2 Water Canon Dikerahkan Semprot Pendemo
-
Makin Chaos! Setelah Robohkan Gerbang DPR, Mahasiswa Hancurkan Pos Pamdal
-
Aksi Mahasiswa di Gedung DPR, Rektor UI Sampaikan Imbauan Ini
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah
-
Promo Sepeda Listrik Exotic EV 929 di Transmart, Banting Harga Jadi Rp4 Jutaan
-
Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
-
Laba Bank SMBC Indonesia Naik, Kredit Tembus Rp 185,3 Triliun
-
Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc
-
Kekerasan Seksual Siswi di Bali, Sekolah Harus Pasang CCTV hingga Larang Guru Berduaan dengan Murid
-
Anime Mii-chan and Yamada-san Picu Perdebatan, Tim Produksi Beri Tanggapan
-
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal-kapal Dikerahkan Evakuasi Penumpang
-
Hoaks Pendaftaran Kartu Debit SeaBank Berhadiah di Facebook
-
LPS Ungkap Ketimpangan Tabungan, Rekening Kecil Menyusut Saat Dana Orang Kaya Melonjak