Suara.com - Aksi Mahasiswa Rusuh, Ini 4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Pingsan
Puluhan ribu mahasiswa dari berbagai kota turun ke jalan menuntut pembatalan RUU KUHP dan RUU KPK.
Padat, panas, hingga semprotan gas air mata dikerahkan aparat untuk memukul mundur mahasiswa. Tidak sedikit mahasiswa yang kewalahan dan beberapa di antaranya pingsan bertumbangan.
Lalu apa sebaiknya yang harus dilakukan sebagai pertolongan pertama terhadap orang pingsan? Mengutip HelloSehat, Selasa (24/9/2019) begini 4 pertolongan pertama kepada orang pingsan.
1. Pastikan keadaan sekitar aman
Saat dalam keadaan ramai penuh sesak dan chaos, maka segera pindahkan orang tersebut ke tempat aman dari orang lalu lalang dan lapang seperti di bawa pohon dan di dalam rumah.
Baringkan secara terlentang, pastikan peredaran darah ke otaknya mengalir dengan meninggikan bagian bawah kaki ganjal dengan bantal atau benda lainnya. Pastikan tidak ada pakaian yang begitu ketat mengikat tubuhnya.
2. Coba untuk sadarkan
Goyangkan tubuh agak kuat, tepuk-tepuk pipi dan pundaknya, boleh juga dengan suara. Jika tidak juga merespon dengan usaha membangunkannya, segera panggilkan ahli atau mobil ambulan, lalu cobalah berikan napas buatan.
Baca Juga: Update Korban Aksi Bentrok di DPR: 30 Mahasiswa Pingsan Kena Gas Air Mata
3. Temani saat sadar
Setelah sadar tanyakan bagaimana perasaannya, apa yang dirasakan. Jika mengaku belum makan selama 6 jam bisa diberikan pertolongan pertama jus buah agar banyak serat yang dikonsumsi, apalagi jika orang tersebut miliki riwayat diabetes.
4. Hubungi rumah sakit
Sebelum melakukan seluruh pertolongan pertama, pastikan lebih dulu keadaanya tidak terlampau darurat. Jika mengalami keadaan darurat seperti terbentur kepala saat jatuh, pingsan lebih dari sekali dalam sebulan, sedang hamil atau alami gejala jantung, hingga alami gejala tidak biasa seperti nyeri dada, sesak napas, bingung dan pandangan kabur hingga sulit bicara. Maka segeralah mengubungi rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus