Suara.com - Berbagai tingkah yang dilakukan massa saat melakukan aksi demonstrasi terkait penolakan pengesahan UU KPK dan juga beberapa pasal kontroversial dalam RUU KUHP, banyak menjadi sorotan melalui jejaring sosial.
Sebuah akun Twitter dengan nama @Tmeit_ yang diketahui bernama Rara, mengunggah beberapa foto demonstran yang membawa poster unik dengan menuliskan nomor telepon di dalamnya, Kamis (26/9/19).
Salah satu foto menampilkan seorang mahasiswa dengan almamater merah yang membawa poster dengan tulisan "Terima kos putri 085**********".
Postingan ini menjadi viral lantaran mahasiswa yang menuliskan nomor ini mendapat respon usil darinya.
Pendemo yang lain yang menuliskan poster "#SAVE_KPK #SAVE_WA_KU 0821********#" juga mendapatkan respon usil darinya. Rupanya ketika mengirimkan pesan kepada mahasiswa pendemo ini, ia justru diblok.
"Jahat sekali kamu sayang, katanya minta disave, udah disave kok aku di blok sayang, salahku apa, dasar DPR," tulisnya.
Unggahan Rara menjadi viral karena banyak warganet yang ikut meniru tingkah usil ini dan mengirim pesan kepada pendemo yang menyematkan nomor teleponnya pada poster tuntutan.
Salah satunya dibagikan oleh @vionayeoo, dimana dia juga ikut mengirim pesan kepada pendemo dengan almamater merah.
"Assalamualaikum mas demo kosan putri, kosan masih ada mas,gak dijawab DPR," tulisnya.
Baca Juga: Menolak RKUHP Melalui Mural
Pendemo itu kemudian membalas pesan ini dengan kalimat penolakan yang unik.
"Walaikumsalam, foto profil kayak zebra ditolak," balasnya.
Netter dengan akun Twitter @mamik_SN membagikan tangkapan layar di mana berisi percakapan Whatsapp dengan beberapa pendemo yang potretnya viral.
"Lagi gabut banget, buat mas mas, boleh lah ya coba-coba," tulisnya.
Terlihat dalam tangkapan layar tersebut, dia mengirimkan pesan kepada 4 pendemo yang potretnya viral.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan Rara yang mendapatkan blok dari salah satu mahasiswa #SAVE_WA_KU sudah disukai lebih dari 14 ribu warganet, dan telah diretweet lebih dari 10 ribu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam