Suara.com - Akun resmi media sosial Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengunggah foto slip gaji sang bupati.
Nominal gaji dalam slip yang diperoleh Bupati Budhi Sarwono menuai pro dan kontra warganet.
Foto slip gaji Bupati Banjarnegara tersebut diunggah akun Instagram @kabupatenbanjarnegara, Rabu (2/10/2019).
"Gajian bupati bulan Oktober 2019," demikian keterangan foto dalam akun Instagram tersebut.
Berdasarkan slip itu, Budhi Sarwono mendapatkan gaji sebesar Rp 6.114.100, dipotong zakat Rp 152.900. Jadi, jumlah uang yang diterima Bupati Banjarnegara sebesar Rp 5.961.000.
Foto yang diunggah akun media sosial Pemkab Banjarnegara ini memang tidak mendapatkan banyak respon dari warganet, hanya disukai 366 orang dan terdapat 63 komentar.
Namun, foto slip gaji Bupati Banjarnegara yang diunggah ke media sosial ini menuai pro kontra. Berbagai laman berita online ikut membahasnya.
"Mantap pak gaji sudah bersih.. Terimasih informasinya jadi tak bertanya-tanya gaji bupati itu berapa," tulis @mamominiaja.
Sementara warganet lain yang tidak menyukai unggahan foto slip gaji bupati tersebut mengakui merasa bingung.
Baca Juga: Puan Maharani Jadi Ketua DPR, Gaji dan Tunjangannya Melebihi Jokowi
"Saya mau tanya, niat upload gaji pejabat biar apa ya? Ini mau ngerendah/mau sombong. Seluruh rakyat Indonesia tau kalau gaji pejabat memang sekitaran segitu, tapi yang banyak tunjangannya, sampai ratusan juta. Belum lagi fasilitas lain. Ingat besar kecil gaji yang dietrima itu dari rakyat. Harus bekerja baik," tulis @imn.imani
"Coba tebak ini bupati niatnya mengeluh apa cuma kamuflase?" tulis @hari.harjito88.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget