Suara.com - Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep disindiran seorang warganet yang menyebutnya lulus dengan nilai pas-pasan.
Sindiran tersebut disampaikan oleh pengguna Twitter @vintenas, Rabu (9/10/2019), namun baru ditanggapi Kaesang dua hari setelahnya.
Mulanya warganet tersebut menanggapi artikel yang menyebut Presiden Jokowi akan menghadiri wisuda Kaesang.
Ia berkelakar, kalau Kaesang memiliki nilai pas-pasan saat berkuliah di Singapura, jadi kelulusan pengusaha kuliner itu diperkirakan tidak murni.
"Ternyata lulus juga, eh dilulusi kali yah. Dengar-dengar di Singapura angkanya pas-pasan. Eh dikatrol mungkin yah," celoteh warganet.
Menanggapi hal itu, Kaesang memilih kalem, seperti biasa. Ia pun mengakui kalau nilainya pas-pasan.
"Wkwkwwk tau aja nilainya pas-pasan," balas Kaesang, Jumat (11/10/2019)
Seperti diberitakan sebelumnya, Kaesang baru saja merampungkan kuliah S1 di Singapore Univesity of Social Sciences (SUSS).
Dalam acara wisuda yang berlangsung pada Rabu (9/10/2019), Kaesang menjadi sosok yang mencuri perhatian setelah namanya disebut sebagai putra Presiden Jokowi.
Baca Juga: Komentari Penusukan Wiranto, Jerinx SID Dilaporkan ke Polisi
Dikutip dari laman Straitimes, mahasiswa lain baru tahu kalau pria yang selama ini dikenal sebagai orang yang pendiam adalah seorang putra Presiden RI.
Kaesang pun berhak bangga, karena selain resmi menyandang gelar sarjana, dalam acara wisuda yang turut dihadiri oleh Presiden Jokowi tersebut, ia juga menerima penghargaan bergengsi.
Sarjana di bidang pemasaran itu mendapat penghargaan Kewirausahaan Alumni SUS-EMP dan berhak atas hadiah uang senilai 500 dolar Singapura atau Rp 51 juta yang langsung diberikan oleh Presiden Singapura Halimah Yacob.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Belajar Menjaga Hutan dari Cara Masyarakat Dayak Iban Mengelola Api
-
Paru-Paru Dunia dalam Kepungan Asap: Hak Bernapas di Tengah Krisis Karhutla
-
Rumor Panas! Persija Bakal Gaet Bomber Timnas Kroasia Eks Parma, Bos Besar Buka Suara
-
Masyarakat Bisa Protes Jika Data Desil Tak Sesuai, Begini Caranya
-
Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel
-
Gaya Hidup Berkelanjutan Mulai Dilirik, Brand Ramah Lingkungan Punya Peluang Besar di Indonesia
-
Jogja dan Mitos Slow Living: Ketika Kota Santai Harus Tegang Mengejar Hidup
-
Daftar Motor Matik yang Sudah Dilengkapi USB Type C dari Honda Scoopy Sampai Yamaha NMAX
-
Hasil Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Gagal Jinakkan Malaysia, Buang Sejumlah Peluang Emas
-
DPR Desak Polisi Usut Peran Ormas di Balik Pengeroyokan Maut Warga Pejompongan