Suara.com - Anak Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka niat jadi politisi. Gibran pun menyerahkan sejumlah usaha yang dia rintis ke adiknya, Kaesang Pangarep.
Hanya saja Gibran belum mau mengungkapkan alasannya beralih dari usaha kuliner ke dunia politik.
"Kalau usaha bisnis kan bisa dijalankan orang lain. Sekarang kan Kaesang sudah lulus, sudah bisa saya delegasikan ke Kaesang. Minggu depan dia lulus," ujar Gibran, dikutip dari HarianJogja--jaringan Suara.com.
Menanggapi berita tersebut, Kaesang pun mengungkapkan perasaannya lewat cuitan di Twitter.
"Saya Calon Bos Anda Wahai Markobar 1996," tulis Kaesang Pangarep dengan huruf kapital, seperti dikutip dari Twitter @kaesangp, Senin (7/10).
Cuitan tersebut mendapat banyak respons dari warganet.
"Mantap bosku," tulis warganet.
"Ingat mas, jabatan itu hanya titipan. Nggak usah sombong," nasihat warga Twitter.
Sebelumnya diberitakan, Gibran Rakabuming Raka niat jadi politisi. Dia mengatakan alasannya terjun ke dunia politik tidak ada hubungannya dengan sang ayah.
Baca Juga: Alasan Anak Jokowi, Gibran Jadi Politikus: Tak Ada Hubungannya Sama Bapak
Gibran menyerahkan sejumlah usaha yang dia rintis ke adiknya, Kaesang Pangarep. Hanya saja Gibran belum mau mengungkapkan alasannya beralih dari usaha kuliner ke dunia politik.
"Ya yang namanya bisnis kan bisa dijalankan orang lain, sekarang Kaesang sudah lulus, sudah bisa saya delegasikan ke Kaesang, minggu depan dia lulus," ujar Gibran ditemui dalam Jakarta Culinary Feastival di Jakarta, Minggu (7/10/2019) kemarin.
Terjun ke dunia poltik, Gibran mengaku tidak berdiskusi dengan sang ayah.
"Tidak ada hubungannya sama Bapak (Jokowi)," ujar dia.
Selain Markobar, jauh sebelumnya, Gibran telah memiliki usaha katering yang diberi nama Chili Pari. Pada Juni 2019, Gibran bersama adiknya Kaesang Pangarep, chef Arnold Poernomo dan Randy Julius Kartadinata membuka usaha kuliner berkonsep rice bowl yang diberi nama Mangkok Ku.
Berita Terkait
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan
-
Ketika Wapres Gibran Bicara AI: Apa yang Sebenarnya Dibutuhkan Rakyat?
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar