Suara.com - Nasib sial beruntun dialami seorang pengemudi ojek online (Ojol) bernama Agustinus Hendar Wilantoro. Agus sempat dikelabui pesanan atau orderan fiktif senilai Rp 660 ribu sebelum akhirnya kehilangan motornya.
Awalnya, informasi ini beredar di media sosial Twitter oleh akun @CB97enthus. Dalam cuitannya, ia mengunggah foto Agus beserta pesanan bukti pesanan burger senilai Rp 660 ribu.
Ia menyebut Agus adalah bapak dari rekan kerjanya. Agus, kata akun itu, sudah membawa pesanan burger dari restoran siap saji dan ketika diantar si pemesan justru tidak ada kabar.
"Jadi ada yang pesen Burger dengan total Rp 600.000 lebih tapi pas disamperin enggak ada orang nya. Si yang jahatin order bayar tunai ya teman-teman," cuit akun itu pada Rabu (8/10/2019).
Beberapa hari kemudian, nasib sial kembali menghampiri Agus. Menurut akun Twitter @hati2dimedsos, Agus kehilangan motornya di kawasan Kalibata City.
"Saya sedang bersama dengan bapak driver grab yang kemarin viral karena pesanan BK yang tidak ketemu dengan pemesannya dan sekarang viral lagi si bapak kena musibah motornya hilang di Kalibata City," kata akun @hatihatidimedsos.
Agus lantas melaporkan kejadian kehilangan motornya ke Polsek Pancoran, Jakarta Selatan. Berdasarkan laporan polisi nomor Lp/633/K/X/2019/PMJ, Agus diketahui sedang memesan makanan di restoran cepat saji saat kejadian.
Sekitar 45 menit setelah memesan, Agus mendapati motornya sudah tidak ada. Akibat kejadian ini Agus kehilangan motor Honda Beat tahun 2018 warna merah putih dengan nomor polisi B 3979 EMD.
Baca Juga: Ajak Boikot Ojol dengan Tulisan Tauhid, Warganet Ini Malah Panen Caci Maki
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya