Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Tjahjo Kumolo menonaktifkan salah satu pegawainya yang bekerja di Kemenkumham Kantor Wilayah (Kanwil) Balikpapan. Pegawai tersebut dinonaktifkan karena membuat konten pro khilafah dalam media sosialnya.
Meskipun baru mengemban tugas sebagai Plt. Menkumham, tak membuat Tjahjo gentar untuk mendisiplinkan jajaran barunya. Mulanya ia memerintahkan pejabat setingkat Irjen untuk menyelidiki. Setelah ketahuan, Tjahjo langsung mencopotnya.
"Kemarin baru menonjobkan salah satu pegawai Kemenkumham karena ia membuat konten yang pro pada sebuah ideologi lain," kata Tjahjo di Merlynn Park Hotel, Jalan Hasyim Asyari, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).
Tjahjo sempat menunjukkan konten yang membuat pegawai tersebut akhirnya dicopot. Sambil memperlihatkan layar handphonenya, tampak konten tersebut terkait dengan khilafah di era kebangkitan.
Meski demikian, Tjahjo yang juga menjabat sebagai Mendagri itu enggan menyebut terkait jabatan pasti dari pegawai Kemenkumham Kanwil Balikpapan yang dicopot. Namun ia menegaskan tidak boleh ada yang mendalami apalagi menyebarkan ideologi selain pancasila.
"Kalau ada yang nyinyir apalagi memasalahkan ideologi pancasila, menyebarkan ideologi lain selain pancasila, ya kami nonjobkan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar
-
Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR
-
Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen
-
Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun