Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah menerima undangan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019 - 2024. Pelantikan pada Minggu, 20 Oktober 2019 itu akan berlangsung di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.
JK menuturkan, sudah menjadi kewajiban untuk hadir dalam acara pelantikan tersebut guna menyaksikan sosok penggantinya.
"Acara ini bagi saya penting, karena di samping menyaksikan pelantikan presiden baru, saya juga tentu mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan MPR dan DPR selama 5 tahun terakhir," kata JK setelah menerima pimpinan MPR di rumah dinas, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).
Untuk diketahui, hari ini pimpinan MPR RI mendatangi rumah dinas JK. Dalam kesempatan ini JK pun menyampaikan terima kasihnya telah diberikan undangan secara khusus. Selain itu, ia pun bersyukur karena pada kesempatan yang sama bisa berbicara soal MPR RI selama kepemimpinannya serta untuk lima tahun ke depan.
Usai mendapatkan undangan, JK pun menyampaikan akan hadir dalam acara pelantikan Jokowi - Maruf Amin. Pelantikan itu jadi bernilai penting karena ia mesti melihat Maruf Amin, sosok yang akan menggantikannya menjadi orang nomor dua di Indonesia.
"Karena itu insya Allah kita hadir dalam acara ini dan memang kewajiban saya karena menyaksikan pengganti saya," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) juga sempat menceritakan bagaimana proses antara 9 pimpinan MPR RI dan JK berdialog. Selain menyampaikan undangan, pimpinan MPR RI juga mendapatkan masukan terkait dengan rencana adanya amandemen terbatas Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
"Kami juga tadi berbicara panjang lebar tentang konstitusi dan kita mendapatkan masukan dari Pak JK bahwa yang perlu dipikirkan ke depan adalah hubungan antara lembaga inti negara," tandasnya.
Baca Juga: Dukung Pemerintahan Jokowi, Zulhas Ajak Umat Islam Bersatu
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam
-
Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk
-
Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman
-
Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!
-
Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator
-
Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya
-
Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas
-
Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba
-
Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara
-
Wali Kota Jaktim Larang Lapak Kurban di Trotoar, Nekat Bakal Ditegur dan Ditertibkan!