News / Nasional
Senin, 11 November 2019 | 13:51 WIB
Upaya pembebasan “Paitonah”, hiu paus yang berhasil diselamatkan dari kanal inlet wilayah di sekitar PLTU Paiton, Jawa Timur. (Dok Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar-KKP).

Suara.com - Nelayan di perairan Pantai Kotodjawa, Bengkunat, Lampung menemukan mayat misterius saat melaut. Diduga, mayat tersebut adalah warga negara China atau Singapura yang hilang di perairan Pulau Sangiang, Banten, saat menyelam.

"Ditemukan oleh seorang nelayan pagi tadi, sekitar pukul 06.15 WIB," kata Humas Basarnas Banten Galih melalui pesan singkat, Senin (11/10/2019).

Kekinian, jenazah yang diduga salah satu penyelam yang hilang sejak Minggu (3/11) tersebut berada di Puskesmas engkunat.

Untuk memastikan identitasnya, mayat tersebut bakal diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Jakarta. Mayat akan dibawa ke Jakarta Senin hari ini juga.

Mayat tersebut ditemukan oleh dua nelayan bernama Ciliang dan Andar yang sedang mencari ikan di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

"Benar, diduga mayat itu yang hilang di Sangiang," kata Ditpolairud Polda Banten Kombes Nunung Syaifudin.

Saat ditemukan, jenazah yang masih menggunakan pakaian selam lengkap itu, mengapung di perairan Lampung. Kemudian dibawa oleh nelayan ke pinggir pantai dan dilaporkan ke petugas berwenang.

"Dari baju yang dikenakan menggunakan baju selam dan sepatu kaki katak yang biasa dipakai penyelam," terangnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Baca Juga: Pencarian 3 Penyelam WNA yang Tenggelam Diperluas Hingga Perairan Lampung

Load More