Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memperkenalkan satu persatu tokoh yang disebut-sebut akan maju dalam bursa calon ketua umum (caketum) PAN periode 2019-2024.
Setidaknya hingga sejauh ini ada lima tokoh PAN yang dikabarkan akan ikut dalam pertarungan caketum PAN.
Di dalam pembukaan pidatonya, Zulkifli menerangkan bahwa banyak kader-kader partai yang ingin turut membawa partai berlambang matahari tersebut untuk lebih maju.
"Kita bersyukur PAN ini banyak kader-kader yang ingin memajukan partai kita antara lain," terang Zulkifli saat berpidato dalam acara rapat kerja nasional (Rakernas) PAN ke-V di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2019).
Nama yang ia sebutkan paling awal ialah Wakil Ketua Umum PAN Mulfachri Harahap.
"Ini saudara kita, teman kita semua ingin amal maruf, ingin memberikan yang terbaik untuk PAN, oleh karena itu kita hargai kita apresiasi," ucapnya sambil mempersilahkan Mulfachri untuk berdiri.
Kemudian Zukifli menyebutkan nama Asman Abnur, kader PAN yang juga Menpan-RB periode 2014-2019 sebagai salah satu kandidat dari bursa caketum PAN. Lalu Zulkifli juga menyebut nama Waketum PAN Hanafi Rais.
"Banyak juga daerah-daerah yang minta walaupun jawabannya belum jelas, saudara Hanafi Rais, boleh berdiri," tuturnya.
Di luar nama yang disebutkan itu, terdapat dua nama lain yang dikabarkan juga maju ke dalam kontestasi pemilihan ketum PAN. Ada nama Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo.
Baca Juga: Rakernas PAN Diwarnai Sindiran Amien Rais Sampai Sebut Nabi Muhammad
Ia berharap ketika pemilihan caketum berlangsung bisa selesai dengan baik. Apalagi menurutnya ada tokoh-tokoh bijaksana yang bisa menjaga kondisi pemilihan caketum pada Kongres nanti bisa terselenggara dengan lancar.
"Insyaallah semua persoalan bisa kita selesaikan dengan musyawarah mufakat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng