Suara.com - Pendakwah Habib Luthfi resmi menjadi satu dari sembilan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024. Uniknya, dari prosesi pelantikan hingga serah terima jabatan, Habib Luthfi tampak mengenakan pakaian di luar yang biasa ia kenakan dalam keseharian.
Habib Luthfi merupakan pendakwah (syekh) yang kerap mengenakan gamis putih, peci putih yang dibalut sorban berwarna senada. Akan tetapi dalam pelantikannya sebagai wantimpres, ia mengenakan setelan jas lengkap dan peci berwarna hitam layaknya pejabat.
Hal tersebut terlihat ketika Habib Luthfi menghadiri prosesi pelantikan di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12/2019). Pria bernama Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya tersebut tampak gagah dengan stelan jas hitam.
Kemudian pakaian serupa pun kembali ia kenakan saat menghadiri prosesi serah terima jabatan dengan Ketua Wantimpres periode 2014-2019 Sri Adiningsih.
Pada Jumat (13/12/2019), Habib Luthfi yang juga Rais Aam Idaroh Aliyah Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) sempat tertawa saat ditanya wartawan soal pakaian jas yang tak biasa ia kenakan sehari-hari.
Meski demikian, Habib Luthfi mengaku pernah memakai jas mirip yang ia kenakan saat pelantikan. Jas itu pertama kali dipakai saat dirinya menikah.
"Ono-ono wae (ada-ada saja). Waktu pengantin pernah kok (pakai jas)," kata Luthfi seusai pelantikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat lalu.
Meski sudah melakukan serah terima jabatan, Habib Luthfi beserta delapan Wantimpres belum mengetahui soal bidang yang akan dijalani masing-masing.
Ketua Wantimpres Wiranto mengatakan hal tersebut baru akan dibicarakan usai serah terima jabatan dilakukan.
Baca Juga: Terima Habib Luthfi, Mahfud Bahas Indonesia yang Lebih Damai
"Untuk buat prosedur kerjanya bagaimana, membuat jadwal kerjanya bagaimana, pembidangannya bagaimana, nanti akan saya sampaikan setelah saya kerja, sekarang kan belum," kata Wiranto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin