Suara.com - Warga di Jalan B Rawa Bangun, Pasar Minggu, Jakarta Selatan diteror anak ular kobra. Sebanyak delapan ekor ular kobra sudah ditangkap.
Kepala Pleton Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Pasar Minggu, Ruwanto mengatakan kedelapan anak ular kobra tersebut ditemukan dalam rentang waktu dua hari.
"Senin kemarin ditemukan tiga ekor, pagi ini ditemukan lagi lima ekor, satu ekornya mati, sisa empat ekor, jadi totalnya ada delapan," kata Ruwanto, Selasa (17/12/20219).
Penemuan tiga anak ular kobra Senin (16/12/2019) kemarin dilaporkan pada pukul 19.05 WIB, ditemukan di Rawa Bambu I RT 08. Sudin PKP Pasar Minggu mengerahkan empat personel penanganan hewan liar.
"Pagi ini kita amankan lagi lima anak ular kobra masih di lokasi yang sama," kata Ruwanto.
Ia mengatakan anak ular kobra yang ditemukan tersebut memiliki ukuran sebesar kelingking orang dewasa dengan panjang sekitar 30 centimeter. Anak ular kobra tersebut ditemukan oleh warga di tumpukan barang-barang di sekitar perumahan warga. Lalu dilaporkan kepada petugas Pemadam Kebakaran, dan dilakukan evakuasi secara manual.
Anak ular kobra tersebut kini diamankan dan disimpan dalam wadah botol air mineral ukuran satu liter. Penemuan anak ular kobra juga terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta seperti Kembangan, Jakarta Barat sebanyak delapan ekor, lalu di lima ekor di apartemen Cengkareng.
Berita Terkait
-
Anak Ular Kobra Muncul di Bawah Kasur, Warga Taman Asri Sukabumi Geger
-
Warga Tasikmalaya Tangkap Ular Kobra, Begini Penampakanya
-
Jakbar Diteror Ular Kobra, Walkot Minta Warga Bantu Bersihkan Wilayahnya
-
Teror Ular Kobra, Panji Petualang Sempat Dicari-cari Warga Kembangan
-
Induk Ular Kobra Sebesar Pipa Besi Sering Nongol di Kembangan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN