Suara.com - Anna Heuseler menemukan seekor koala di tengah jalan saat dia sedang bersepeda bersama kelompoknya.
Wanita asal South Australian itu menemukan koala tersebut saat menuju Adelaide pada Jumat (20/12/2019).
Saat ditemukan, koala tersebut duduk di tengah jalan dan terlihat kehausan. Kejadian ini terekam dalam video yang diunggah oleh akun Instagram milik Anna, @bikebug2019.
Dalam video tersebut, koala ini memanjat ke sepeda Anna dan meminum air yang diberikan.
Temperatur di Australia saat koala itu ditemukan mencapai 40 derajat Celcius.
Anna menulis di Instagram, "Koala ini berjalan tepat ke arah saya ketika saya turun dan dia naik ke atas sepeda saya sementara saya memberinya air. Hal terbaik yang terjadi pada saya selama bersepeda".
Pantauan Suara.com, hingga Senin (30/12/2019) video yang diunggah Anna tersebut telah disaksikan lebih dari 228 ribu kali dan mendapatkan lebih dari 2 ribu komentar.
Rata-rata warganet memuji sikap Anna. Sementara yang lain cemas terhadap keberlangsungan hidup satwa di sana sebagai akibat dari kenaikan suhu dan krisis kebakaran hutan yang sedang berlangsung di Australia.
Satu orang berkomentar, "Betapa benar-benar orang yang baik hati Anda sangat menyenangkan menonton video ini".
Baca Juga: Jari Palsu Jurnalis Suara.com Rusak saat Liput, Tim Ahmad Dhani Minta Maaf
Sementara itu disadur dari 7News, Senin (30/12), Anna mengatakan tingkah koala yang seperti itu tidak biasa terjadi.
"Kami telah melihat ratusan koala selama bertahun-tahun, kami belum pernah melihat koala melakukan ini. Kami turun dari Norton Summit Road kembali ke kota awal pagi ini dan saat kami sampai di tikungan dan ada koala duduk di tengah jalan. Lalu, kami berhenti karena kami akan membantu memindahkannya dari jalan," cerita Anna.
Seketika saat Anna turun dari sepeda, koala itu langsung bergerak dan menuju ke arahnya.
"Tidak seorang pun dari kita yang pernah melihat yang seperti itu," ujar Anna.
Koala ini tidak terluka dalam kebakaran hutan yang telah menyebabkan banyak bagian wilayah tersebut hancur.
Fauna endemik Australia ini dilaporkan telah diantar kembali ke tempat perlindungannya di pohon-pohon terdekat.
Untuk diketahi, kode merah atau keadaan darurat dinyatakan di seluruh South Australia pada hari yang sama ketika video rekaman ini diambil.
Suhu yang meningkat membuat korban berjatuhan termasuk mengancam habitat satwa di sana.
Berita Terkait
-
Dipercaya Bisa Sembuhkan Gatal, Warga Mandi Air Panas Dari Sumur Watutulis
-
Air Sumur Makam Watutulis Sidoarjo Panas dan Berasap, Suhunya 45 Derajat
-
Suhu Makin Panas Akibat Kebakaran, Ribuan Orang di Australia Dievakuasi
-
Kelelahan akibat Kurang Tidur? Atasi dengan Banyak Minum Air Putih
-
Demi Adegan di Kamar Mandi, Henry Cavill Rela Diet Air hingga Dehidrasi
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat