Suara.com - Sebuah lukisan yang ditemukan di dalam dinding sebuah museum Italia telah dipastikan sebagai lukisan "Portrait of a Lady" karya Gustav Klimt dari Austria yang dicuri, kata jaksa penuntut, Jumat (17/1). Karya seni itu hilang 20 tahun lalu.
Lukisan berusia seabad itu ditemukan tersembunyi di dinding luar oleh tukang kebun di Sanggar Seni Modern Ricci Oddi di Piacenza, timur laut Italia, bulan lalu.
Museum memperkirakan, karya ekspresionisme yang berukuran 55 kali 65 sentimeter itu bisa bernilai antara 60 sampai 100 juta Euro (AS$ 67-111 juta), namun karena sulit menaksir harganya, maka lukisan itu tidak pernah dijual di pasaran.
"Karya itu asli," kata jaksa Ornella Chicca kepada wartawan.
Pejabat Museum awalnya mengatakan, mereka tidak dapat segera menentukan apakah lukisan itu sebenarnya karya Klimt yang dicuri sampai tes ilmiah dilakukan.
Dilukis pada tahun 1916-1917, karya ekspresionisme itu menggambarkan wajah dan dada seorang wanita muda dengan rambut coklat, dengan latar belakang hijau zamrud.
Sumber: VOA Indonesia
Berita Terkait
-
Heboh, Lukisan Kuda Bikinan Bocah 6 Tahun Ini Dijual Rp 31 Miliar!
-
Mengecoh Mata, Menjajal Lukisan 3D Istana Ilusi di TMII
-
Patut Dicoba, di Istana Anak TMII Ada Wahana Lukisan 3D yang Mengecoh Mata
-
Lukisan Tertua di Dunia: Agama Pertama Kali Muncul di Sulawesi Selatan
-
Lukisan Wajah Sri Sultan HB IX di Nitilaku UGM Laku Rp200 Juta
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban