Suara.com - Jelang Imlek atau perayaan tahun baru china, wilayah Jakarta Timur diguyur hujan deras sejak pagi, Jumat (24/1/2020).
Adapun wilayah-wilayah yang diguyur hujan sehari jelang perayaan imlek ini diantaranya Halim, cawang, MT Haryono, Pancoran, Jatinegara dan beberapa wilayah di Jakarta Timur.
Wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara juga diguyur hujan lebat sejak pagi. Jalan Protokol Sudirman, Thamrin, Hatot Subroto, Jalan Rasuna Said macet panjang.
Pantauan Suara.com, guyuran hujan tersebut menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan-jalan protokol.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan deras bakal mengguyur kawasan DKI Jakarta pada Jumat siang.
Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah DKI Jakarta pada Jumat siang diperkirakan akan diguyur hujan. Wilayah yang akan diguyur hujan deras diantaranya wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
Sedangkan wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang.
Hujan masih diperkirakan terjadi hingga malam dan dini hari di seluruh wilayah DKI Jakarta dengan intensitas ringan hingga sedang.
Hujan yang diperkirakan terjadi membuat suhu udara wilayah Jakarta lebih sejuk yakni antara 24-32 derajat Celcius dengan kelembapan udara berkisar antara 80 hingga 95 persen.
Baca Juga: Jelang Imlek, Siap-siap Jakarta Diguyur Hujan Deras Mulai Siang Nanti
Adapun angin yang bertiup di DKI Jakarta dari arah Barat dan Barat Laut dengan kecepatan antara 0,5 hingga 25 kilometer per jam.
BMKG juga mengingatkan warga DKI Jakarta untuk mewaspadai adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
"Waspada potensi hujan sedang-lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah Jakut, Jakpus, Jakbar, Jaksel dan Jaktim pada malam hingga dini hari," tulis peringatan dini dari BMKG.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga