Suara.com - Korea Utara mengklaim tak memiliki kasus virus corona baru yang menyebar dari wilayah China yang berdekatan, kata pejabat kementerian kesehatan kepada media negara pada Minggu (2/2/2020).
Korea Utara telah menghentikan sebagian besar penerbangan menuju kawasan China dan Rusia, mewajibkan karantina kepada setiap orang asing yang tiba di negeri itu dan mengakhiri program wisata internasional, di antara langkah-langkah lain.
Dalam pernyataan yang disampaikan oleh media siaran negara KRT, pejabat kementerian kesehatan Song In Bom mengatakan tiadanya kasus yang terkonfirmasi bukan menjadi alasan untuk mengendurkan usaha pencegahan.
"Justru karena tak ada kasus virus baru itu di negeri kami, kami tak boleh terlalu lengah, namun tetap mejaga kesadaran warga dan bekerja sama untuk pencegahan," katanya sebagaimana dikutip Antara dari Reuters, Senin (3/2/2020).
Diketahui, dari data terkini yang dirilis pemerintah China, hingga Senin pagi ini, jumlah korban tewas akibat virus corona di negara itu sudah mencapai 360 orang.
Jumlah itu melebihi korban kematian akibat wabah Sindrom Pernafasan Akut atau SARS yang melanda negeri itu pada 2002-2003 silam. Di mana korban tewas akibat SARS pada waktu itu tercatat mencapai 349 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas