Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyarankan agar diadakannya sesi debat Cawagub DKI Jakarta. Diketahui, kekinian ada dua kandidat yakni Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra dan Nurmansyah Lubis dari PKS.
Sandiaga menuturkan, daripada menjalani fit and proper test leboh baik panitia menyiapkan panggung debat. Ia menilai hal itu bisa memperlihatkan segala pandangan kedua calon soal DKI Jakarta.
Sandiaga mengatakan kalau ada sesi fit and proper test pasti akan digelar secara tertutup dan publik tidak dapat menyaksikannya. Sedangkan kalau panggung debat justru bisa disaksikan publik sembari mendatangkan beragam ahli dari segala aspek.
"Kalau debat itu bisa terbuka dan bisa diajak akademisi, para pegiat lingkungan, pegiat transportasi, pegiat tentang polusi udara dan sebagainya untuk disampaikan cawagub ini pandangan-pandangan mereka," kata Sandiaga saat ditemui di Gedung KK, Kompleks Parlemen, Selasa (4/2/2020).
Mantan Wagub DKI Jakarta itu menilai sosialisi terhadap wawasan dan kemampuan dari kedua cawagub tersebut patut dilakukan. Akan tetapi ia mengusulkan kalau pelaksanaannya tidak dilakukan secara berlarut-larut.
"Tapi cepat sosialisasikan time tablenya seperti apa, kapan paripurnanya, sebelum itu bisa diisi diskusi publik, dengan debat kalau bisa," ujarnya.
Lebih lanjut, Sandiaga berharap kalau proses pemilihan Cawagub DKI Jakarta bisa cepat selesai. Pasalnya, kursi wagub DKI Jakarta sudah kosong setahun lebih.
"Dulu saya salah satu alasan utama saya berhenti dari Wagub DKI dan mengikuti Pilpres 2019 agar posisi Wagub itu cepat terisi dan bisa menjadi pendamping Pak Anies," tuturnya.
"Sekarang sudah 18 bulan, sudah cukup lama ini tertunda kita berharap dari dua sosok itu bisa terpilih dan dari siapa pun dipilih DPRD segera bisa bekerja menuntaskan rencana kerja yang sudah dicanangkan pada periodr 2017-2022," tandasnya.
Baca Juga: Tampil di Piala Gubernur Jatim, Arema FC Soroti Kekuatan Persija Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA