Suara.com - Polisi menyatakan pria yang nekat melakukan upaya bunuh diri dengan melompat dari atas flyover Senen, Jakarta Pusat, telah tewas. Kekinian diketahui motif pria tersebut bunuh diri lantaran cemburu dengan kekasihnya.
Kapolsek Senen Kompol Ewo Sarwono mengungkapkan bahwa pria yang nekat melakukan aksi bunuh diri itu berinisial AR (27).
Menurut Ewo, peristiwa itu bermula ketika AR tengah berbonceng dengan kekasihnya berinisial NRA (23). Tiba-tiba AR menghentikan sepeda motornya tepat di atas flyover Senen, lalu terjadi adu mulut dengan kekasihnya lantaran merasa cemburu.
"Korban cemburu dengan NRA lalu korban naik ke atas besi pembatas flyover dan mengancam akan melakukan bunuh diri. NRA sempat berusaha menarik korban agar korban tidak jatuh, namun korban melepaskan diri dan melompat ke bawah," kata Ewo kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).
Usai jatuh, AR sempat dilarikan ke RS Saint Carolus, Senen, Jakarta Pusat. Namun, setelah mendapat perawatan intensif nyawa korban tidak dapat diselamatkan lantaran mengalami pendarahan di bagian kepala.
"Setelah dilakukan upaya medis oleh dokter korban dinyatakan meninggal dunia," katanya.
Sebelumnya, seorang pria nekat melakukan aksi terjun bebas dari flyover Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020). Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 18.45 WIB.
******
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Diduga Hendak Bunuh Diri, Pria Ini Nekat Aksi Terjun Bebas di Flyover Senen
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Diduga Hendak Bunuh Diri, Pria Ini Nekat Aksi Terjun Bebas di Flyover Senen
-
Heboh Soal Dysphoria Gender Lucinta Luna, Penyakit Ini Bisa Memicu Depresi
-
Dikira Kena Corona, Pria di India Gantung Diri Padahal Sakit Saluran Kemih
-
Dilarang Pergi ke Ladang, Mbah Parti Ditemukan Tewas di dalam Rumahnya
-
Afghanistan Kembali Diguncang Serangan Bom Bunuh Diri, 6 Polisi Tewas
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga