Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat mewaspasai hujan ekstrim yang diprediksi bakal terjadi untuk wilayah Jakarta dan sekitar. Hal tersebut merujuk pada prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG per Minggu (23/2) malam.
Berdasarkan rujukan tersebut, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan bahwa hujan ekstrim berpotensi terjadi pada Senin (24/2) dini hari.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jabodetabek pada 23 Februari 2020, pukul 20.45. Peringatan dini tersebut berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai kilat atau petir pada malam ini (23/2) pukul 21.15 WIB. Kondisi tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga 00.15 WIB," kata Agus dalam keterangan pers, Minggu (23/2/2020) malam.
Hujan deras diperkirakan terjadi untuk di seluruh wilayah Jakarta dan kota-kota penyangga di sekitarnya, seperti Kota dan Kabupaten Tangeran, Kota dan Kabupaten Bekasi serta Kabupaten Bogor.
Agus juga mengimbau agar warga yang wilayahnya terdampak hujan maupun banjir agar dapat memperhatikan pengumuman dan pengarahan dari aparatur di tingkat RT, RW dan kelurahan.
Ia sekaligus meminta warga melakukan pencegahan terhadap risiko yang ditimbulkan akibat banjir, semisal dari memadamkan aliran listrik.
Agus juga berharap bahwa masyarakat yang kediamannya terdampak banjir dapat segera melakukan evakuasi.
"Matikan semua jaringan listrik, cabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik. Jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila berdiri di atas atau dalam air. Jika ada perintah evakuasi dan harus meninggalkan rumah," ujar Agus.
Baca Juga: RSCM Terendam Banjir, Petugas: Saluran Pembuangan Air Terlalu Kecil
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan