Selanjutnya Mensos menyerahkan bantuan di Kabupaten Pemalang berupa bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 1 sebesar Rp 23.867.036. dan Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 sebesar Rp 296.625.294, sehingga total bantuan adalah Rp 320.492.330.
Logistik Tanggap Darurat Tahap 1 senilai Rp 23.867.036 dan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 senilai Rp44 8.247.294, sehingga bantuan total untuk Kabupaten Pemalang sebesar Rp 472.114.330.
Bantuan di antaranya berupa makanan siap saji dan kebutuhan lainnya seperti selimut, kasur dan tenda untuk mendukung penanganan terdampak banjir di Kabupaten Pemalang.
Di setiap posko bencana, Kementerian Sosial (Kemensos) juga mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan makan setiap hari bagi korban banjir.
"Intinya, kami ikut meringanakn beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” kata Mensos.
Ia berharap, pemerintah daerah lebih matang mengantisipasi bencana banjir.
Selain tiga kota yang memang sudah dijadwalkan tadi, di akhir kunjungan kerja, Mensos memutuskan untuk menyapa juga pengungsi di Desa karang Linggar, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang. Mensos menyusuri rumah warga menumpang perahu karet didampingi Dirjen Linjamsos Harry Hikmat dan dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.
Di sini, secara simbolis Mensos menyerahkan bantuan, kemudian membagikan biskuit kepada anak-anak di pengungsian. Mensos menyalurkan Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap I sebesar Rp 38.184.300, Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 Rp 251.938.784, sehingga total bantuan senilai Rp 290.123.084. (*)
Baca Juga: Stunting di Jateng Capai 34,3 Persen, Kemensos Maksimalkan Kartu Sembako
Berita Terkait
-
Banjir 2 Meter, Warga Kompleks Nasio Pilih Tetap Bertahan di Lantai 2 Rumah
-
Curhatan Warga Bekasi, Servis Mobil Rp 10 Juta karena Terendam Banjir
-
Cipinang Melayu Masih Kebanjiran Sore Ini
-
Anies Tak Datang ke Rapat Banjir Jabodetabek di DPR, Ada Menteri PUPR
-
Kreatif, Pemuda Ini Protes Banjir Jakarta Pakai Poster Film Parasite
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA