Suara.com - Kepolisian Sektor Taman Sari, Jakarta Barat AKBP, Abdul Ghofur menyebut telah mengantongi ciri-ciri pelaku perampok emas hingga menembak kaki seorang petugas kebersihan di Pasar Pecah Kulit, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (28/2/2020) kemarin.
"Untuk ciri-ciri sudah di kantongi tinggal tim dilapangan. Menunggu belum ada laporan di lapangan," kata Abdul kepada Suara.com, Sabtu (29/2/2020).
Adapun ciri-ciri tersebut telah dikantongi penyidik polisi setelah melakukan pengecekan sejumlah CCTV yang berada dilokasi dan juga telah meminta keterangan petugas kebersihan yang ditembak kakinya tersebut.
"Yang kami lihat seorang diri. CVTV kami periksa dia (Pelaku) lari kemana, datang dari mana apa ada orang lain jaga-jaga di jalanan," ungkap Abdul
Abdul pun tak mau gegabah dengan memberikan informasi ciri-ciri pelaku yang telah dikantongi. Ditakutkan bila tersebar, pelaku dapat melarikan diri kembali.
Meski begitu, Polsek Taman Sari telah dibantu oleh Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat dalam pengejaran perampok toko mas tersebut.
"Ciri-ciri belum bisa, kesebar nanti makin hilang dia nanti. Sekarang masih didalami sama penyidik sama tim lapangan," tutup Abdul
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus menuturkan mulanya pelaku masuk ke toko emas seraya membawa sebuah kursi plastik warna merah. Tiba-tiba pelaku menembakkan senjata api ke arah toko emas hingga membuat dua karyawan yang berada di lokasi panik.
"Pelaku menembakkan senjata sehingga mengenai lampu toko dan pecah," kata Yusri kemarin.
Baca Juga: Toko Emas di Taman Sari Disatroni Perampok, 1 Petugas Kebersihan Tertembak
Selanjutnya, pelaku yang mengenakan jaket dan helm tertutup itu pun kabur. Menurut Yusri, petugas keamanan dan kebersihan yang berada di lokasi pasar sempat berupaya menghadang pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!