Suara.com - Amigos Resto, Kemang Villas Club, Jakarta Selatan disebut-sebut sebagai lokasi warga negara Indonesia berusia 31 terpapar virus corona.
WNI asal Depok itu dikabarkan terpapar virus corona dari seorang warga negara asing asal Jepang saat menghadiri acara dansa pada Hari Valentine di Amigos Resto.
Manajer Amigos Resto, Agus mengatakan pihaknya meminta Dinas Kesehatan mendatangi langsung restorannya untuk melakukan pengecekan. Hal itu, menurutnya penting untuk memastikan kebenarannya.
"Kalau memang beritanya seperti itu, monggo lah dari Dinas Kesehatan ke sini. Ayo kita cek semua bareng-bareng," kata Agus saat ditemui di Amigos Resto, Kemang Villas Club, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).
Agus sendiri mengaku ragu dan mempertanyakan kebenaran informasi yang menyebut restorannya sebagai lokasi terpapar virus corona.
Apalagi, dia mengklaim pada saat Hari Valentine, Amigos tidak membuat event khusus dansa multinasional seperti yang dikabarkan.
Agus lantas mengungkapkan sejak tanggal 14 Februari atau tepat hari Valentine hingga kekinian tidak ada karyawannya yang mengalami sakit. Hal itu, menurutnya menjadi dasar pihaknya meragukan jika WNI tersebut benar-benar tertular virus corona di Amigos Resto.
"Alhamdulillah dari tanggal 14 (Februari) sampai detik ini semua karyawan saya 100 persen sehat walafiat. Kedua karyawan kita sendiri juga dari tanggal 14 sampai detik ini kalau ada yang sakit itu bisa kita identifikasikan, tapi alhamdulilah nggak ada yang sakit," katanya.
Menurut Agus, setidaknya ada 30 karyawan yang bekerja di Amigos Resto. Dia menyampaikan bahwa setiap bulan pihaknya juga rutin melakukan pengecekan kesehatan terhadap seluruh karyawan.
Baca Juga: Warga Depok Tertular di Amigos, Manajer: Karyawan Saya Baik-baik Saja
"Terus, kita juga di sini standarnya tinggi ya. Jangankan mengenai masalah corona, pilek (flu) aja itu benar-benar harus kita cegah," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, dua WNI dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Keduanya yang merupakan warga Depok, Jawa Barat saat ini dirawat di ruang isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso, Jakarta.
Kedua WNI yang terinfeksi adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun.
Infeksi tersebut berawal saat sang anak yang merupakan guru dansa mengikuti pertemuan klub dansa di salah satu klub di Jakarta.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, pasien menghadiri acara klub dansa yang dihadiri oleh peserta internasional pada 14 Februari 2020 atau bertepatan dengan perayaan Hari Valentine.
Saat acara tersebut, ia berdansa dengan seorang WN Jepang yang merupakan teman dekatnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jakarta Waspada Virus Corona, Anies: Jangan Lakukan Panic Buying
-
Anies: Orang Bergejala Virus Corona Jangan Datang ke RS, Telepon Saja
-
Waspada Virus Corona, Anies Sementara Setop Izin Acara Keramaian
-
Warga Depok Tertular di Amigos, Manajer: Karyawan Saya Baik-baik Saja
-
Batam Kini Masuk Yellow Zone, Status Naik Jadi Waspada Virus Corona
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan