Suara.com - Juru Bicara Penaganan Virus Corona untuk Indonesia, Achmad Yurianto heran dengan sikap pejabat daerah yang tidak satu arah dalam menyampaikan informasi ke publik terkait merebaknya wabah tersebut di Indonesia.
Menurut Achmad, pemerintah telah mengirimkan surat edaran kepada kepala daerah di seluruh Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait penyampaian informasi Virus Covid-19.
"Koordinasi dengan daerah, beberapa kali surat edaran sudah dibuat oleh Menkes (Terawan) hingga dirjen. Manualnya pun bahkan sudah kami buat. Kami bertanya pada teman di daerah, apa sudah menerima surat edaran? Sudah. Apa sudah memahami? Sudah. Tapi kok responsnya begini," ujar Achmad di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan pada Selasa (3/3/2020).
Achmad menyampaikan hal tersebut dengan mengacu kepada intruksi presiden nomor 4 tahun 2019 mengenai pembagian masing-masing tugas kementerian atau lembaga. Dalam tugas tersebut, Menteri Kesehatan memiliki kewenangan terkait kedaruratan kesehatan masyarakat.
"Siapa harus ngapain? Ada. Yang pertama tadi terkait dengan pengumuman, kita menyampaikan kasus ini konfirm positif atau tidak, Kemenkes. Rumah sakit yang meminta itu yang menyampaikan. Kalau daerah mengumumkan sendiri, saya tidak tahu dari mana itu dasar dan datanya," kata Achmad
Untuk diketahui, dua warga Depok positif terinfeksi Virus Corona. Mereka terpapar Virus Corona diduga telah berinteraksi langsung dengan warga negara Jepang.
Keduanya kini sedang diisolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso untuk ditangani lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Kemenkes Pantau 48 Orang yang Kontak Langsung dengan 2 Pasien Virus Corona
-
Dicari! Satu Driver Ojol yang Kontak Langsung dengan Pasien Virus Corona
-
Profil Achmad Yurianto, Jubir Resmi Terkait Virus Corona
-
Kasus Corona, Ketua DPRD Minta Formula E Ditunda, Kemenpora Tunggu Kemenkes
-
Lagi, Palembang Isolasi Pasien Suspect Virus Corona
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan