Suara.com - Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang, Kalimantan Barat, Ruchanihadi mengatakan, kondisi seorang pasien asal Kabupaten Bengkayang yang diisolasi di RSUD Abdul Aziz Singkawang saat ini sudah stabil dan kondisinya berangsur membaik.
"Mereka yang diisolasi berjumlah empat orang terdiri dari ayah, ibu dan dua orang anak. Satu keluarga ini baru saja pulang dari Korea Selatan sekitar 10 hari yang lalu, terpaksa dirujuk dan diisolasi di RSUD Abdul Aziz Singkawang, Rabu (4/3) sekitar pukul 20.15 WIB," katanya di Singkawang, Jumat (6/3/2020).
Mereka tiba di RSUD Abdul Singkawang dengan menggunakan mobil ambulans rujukan dari RSUD Bengkayang.
Satu keluarga ini lantaran salah satu anaknya yang berusia lima tahun mengalami batuk, pilek dan demam yang suhunya mencapai 36,8 derajat celsius. Sementara tiga lainnya tidak menunjukkan gejala. Meski demikian, keempat warga ini tetap diobservasi mengingat mereka baru saja pulang dari Korea Selatan.
"Mereka akan kami observasi sekitar 3-4 hari, mengingat masa inkubasinya selama 14 hari," ujarnya.
Pada hari Kamis (5/3) pihaknya mengambil sample lendir tenggorokan atau dahak untuk diikirim ke Laboratorium Jakarta. "Dari hasil itulah kita baru bisa mengetahui hal yang sebenarnya,” ujarnya.
Namun dia belum bisa memastikan kapan hasil tes tersebut keluar. "Saya tidak tau kapan keluarnya. Yang jelas kita observasi dulu di ruang isolasi," katanya.
Menurut dia, saat ini ruang solasi yang disiapkan ada satu ruangan memiliki 3 bed. Ruang ini akan siaga selama 24 jam dilengkapi dengan dokter penanggung jawab, dokter rawat, dokter jaga dan perawat.
"Secara keseluruhan ada sebanyak sebanyak 24 orang ditambah dengan dokter jaga dan dokter UGD," jelasnya.
Baca Juga: Musim Corona, Ganjar Marah Jateng Tak Punya Lab Khusus Penyakit Infeksi
Para personel itu akan bertugas secara bergantian dalam tiga shif. Sedangkan untuk alat pelindung diri (APD), pihaknya sudah mempersiapkan masker N-95, kacamata google, sepatu boots dan baju sebanyak 40 set.
"Saat inipun, kami sudah mengusulkan bantuan lagi ke Dinas Kesehatan Bengkayang untuk menambah stok perlengkapan di RSUD Abdul Aziz Singkawang," katanya.
Mengenai kesiapan ini, dia mengimbau kepada masyarakat Kota Singkawang untuk tetap tenang dengan selalu meningkatkan kewaspadaan.
"Saya juga berharap, pasien yang sedang di isolasi ini hanya mengalami flu biasa dan bukan corona," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Akhirnya! Driver Ojek Online Suspect Corona di Batam Ditemukan
-
Antisipasi Virus Corona, Tak Ada Jabat Tangan Sebelum Laga Premier League
-
Musim Corona, Ganjar Marah Jateng Tak Punya Lab Khusus Penyakit Infeksi
-
Lawan Wabah Corona dengan Berolahraga, Mahfud MD Selipkan Video TikTok Seru
-
Larang Keramaian di Tengah Corona, Anies Kasih Kasih Izin Kongres Demokrat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?