Suara.com - Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence mengatakan pada Jumat (7/3/2020), bahwa 21 orang telah dinyatakan positif virus corona atau Covid-19, di atas kapal pesiar Grand Princess yang berlabuh di lepas pantai California.
Pence mengatakan, dalam konferensi pers Gedung Putih, bahwa tes tersebut melibatkan 46 orang, sebanyak 21 (19 awak kapal dan 2 penumpang) terinfeksi virus corona.
Dia menekankan bahwa semua penumpang dan anggota kru di atas kapal akan diuji dan mereka yang membutuhkan karantina akan diisolasi sementara.
Sementara, mereka yang membutuhkan perawatan medis tambahan akan mendapatkannya karena kapal akan dipindahkan ke pelabuhan non-komersial, kata Wapres AS.
Pence menegaskan bahwa risiko tertular virus corona ke orang Amerika tetap kecil.
Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, Cina tengah, pada 12 Desember 2019, dan menyebar hingga Jumat pagi di 90 negara, termasuk 14 negara Arab.
Virus korona ini telah menginfeksi lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia, di antaranya lebih dari 3.400 telah meninggal, kebanyakan dari mereka di Cina, Korea Selatan, Iran dan Italia.
Penyebaran virus tersebut telah menyebabkan penangguhan Umrah dan penundaan atau pembatalan kegiatan olahraga, politik dan ekonomi di seluruh dunia.
Sumber: Kantor Berita Anadolu
Baca Juga: Hotel Tempat Karantina Korban Corona Ambruk, Puluhan Pasien terperangkap
Berita Terkait
-
Hotel Tempat Karantina Korban Corona Ambruk, Puluhan Pasien terperangkap
-
Kamboja Umumkan Kasus Pertama Warganya Terkena Corona
-
RSHS Bandung Kembali Rawat 3 Pasien Baru Suspect Corona
-
Elon Musk: Kepanikan Akibat Virus Corona Adalah Dungu!
-
Prediksi Juventus Vs Inter, Big Match yang Sempat Tertunda Gara-gara Corona
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT