Suara.com - Putri ketiga mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Anita Wahid mengingatkan agar masyarakat jangan meremehkan virus corona.
Anita juga memperingatkan masyarakat bahwa corona bisa menyerang siapa saja, tak memandang profesi atau pun umur.
"Idris Elba positif kena COVID-19, merasa gak ada gejala apapun. 3 atlit NBA positif kena juga. 1 ada gejala flu, 2 gak ada gejala apapun, bahkan merasa sangat sehat dan bisa bertanding. Jadi, jangan remehin virus ini dengan bilang cuma nyerang orang tua, orang yang sudah sakit dll," tulis Anita melalui Twitter pada Selasa (17/3/2020).
Ia juga mengingatkan agar masyarakat mematuhi imbauan tak keluar rumah demi mencegah penularan virus.
"Kita hidup enggak sendirian. Ke mana pun kita pergi, ya akan berdampak sama orang-orang yang kita jumpai. Kalau memang enggak harus dan mendesak banget, mohon jangan pergi. Jaga jarak aman dengan orang lain. Jaga diri, sekaligus jaga orang di sekitar," jelas Anita.
Selain itu, Anita berharap pemerintah mempertimbangkan solusi untuk para pekerja yang bergantung pada penghasilan harian di luar rumah.
"Untuk orang-orang yang penghidupan keluarganya bergantung pada kerja di luar rumah, semoga pemerintah mempertimbangkan kemudahan agar orang-orang ini bisa tetap bertahan hidup sekaligus jaga dari penularan dan penyebaran,"
Sekalipun begitu, Anita enggan menggunakan istilah social distancing. Ia memiliki istilah lain yang dinilainya lebih pantas untuk menjaga jarak aman dengan orang lain.
"Saya bukan penganut social distancing. Saya penganut physical distancing dan social solidarity. Saya jaga jarak fisik yang aman sambil tetap berusaha bantu dan bangun soliaritas sosial. Kita bisa sama-sama lakuin ini," papar Anita.
Baca Juga: Turis Meksiko Diperkosa 2 Pemuda di Lombok NTB saat Mabuk Berat
Menurutnya, ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk membangun solidaritas di tengah wabah ini. Seperti menyumbangkan kebutuhan terkait pencegahan virus corona ke orang-orang miskin dan panti asuhan.
Anita juga mengajak agar masyarakat rajin menjelaskan tentang bahaya virus ini dan cara pencegahannya.
"Rajin-rajin juga jelasin ke orang-orang yang kurang ngerti bahayanya virus ini dan gimana mencegahnya. Makin banyak yang paham, makin banyak yang menahan diri untuk keluar, makin banyak yang jaga kesehatan, cuci tangan, jaga jarak," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Khofifah Rahasiakan Daerah Asal Pasien Positif Corona: Takut Panik
-
Kesehatan di Atas Segalanya, Persiraja Rela Liga 1 2020 Ditunda Lebih Lama
-
Satu Pasien Isolasi Meninggal, Dirus RSPI Sulianti Saroso: Negatif Corona!
-
Sidang Perdana Penyerang Novel Digelar Besok, WP KPK Akan Pantau Langsung
-
Cerita Gloria Jalani Isolasi Mandiri: Makan Diantar hingga Tidur Dipisah
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?