Suara.com - Perempuan warga negara Meksiko berinisial S diperkosa secara bergilir oleh dua lelaki di dalam kamar hotel Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Sebelum dirudapaksa, kedua pelaku sempat mengajak perempuan berusia 37 tahun itu berpesta minuman keras.
Kapolres Lombok Timur Ajun Komisaris Besar Tunggul Sinatrio mengatakan, peristiwa itu terjadi pada hari Jumat (13/3) pekan lalu.
“Saat itu, kedua pelaku mengajak korban berpesta miras di hotel. Kedua pelaku adalah Saepudin dan Junaidi,” kata Tunggul dalam keterangan, Rabu (18/3/2020).
Setelah minum-minum, Junaidi membawa korban yang mabuk berat untuk masuk ke dalam kamar hotel. Di dalam kamar itulah dia memerkosa korban.
Setelah Junaidi, Saepudin gantian masuk ke dalam kamar dan langsung naik ke ranjang serta memeluk paksa korban.
“Setelah korban tersadar dari mabuknya, ia mengusir kedua pelaku. Korban lantas melapor kepada kami,”kata dia.
Tunggul mengatakan, Saepudin maupun Junaidi sudah ditangkap polisi pada hari Senin (16/3) malam sekitar pukul 19.00 WITA pekan ini.
“Keduanya ditangkap tanpa perlawanan di penginapan. Kami juga menyita seprai dan rok panjang berwana ungu milik korban,” kata dia.
Baca Juga: Diperkosa Sopir Travel, Siswi SMA di Jambi Melahirkan Tanpa Suami
Kekinian, Saepudin dan Junaidi disangkakan melanggar Pasal 285 juncto Pasal 286 KUHP.
“Untuk keduanya, kami lakukan penahanan,” kata Tunggul.
Berita Terkait
-
Diduga Kelelahan, Sopir Ojol Ditemukan Warga Tak Bergerak di Atas Motor
-
Keren, Siswa SMKN di Lombok Ciptakan Sepeda Motor Listrik
-
Lagi, Bocah Ajaib dari Lombok Lalu Zohri Gagal Uji Coba, Imbas Wabah Corona
-
Diguyur Hujan, Pasukan Bregada Tetap Jalankan Upacara
-
Melihat Keindahan Alam NTB pada Ajang Fashion Rhapsody
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional